Category: Profil

  • DRS. MEKI M. ONIBALA, M.SI: SIAP RAMAIKAN PILKADA MINAHASA 2018

    DRS. MEKI M. ONIBALA, M.SI: SIAP RAMAIKAN PILKADA MINAHASA 2018

    WARTANASRANI.COM – Pemilihan Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah (Pilkada) tahun 2018 akan digelar serentak di 171 daerah di Indonesia. Pilkada ini diikuti 17 Provinsi, 115 kabupaten, dan 39 kota. Diantara 17 Provinsi tersebut, Sulawesi Utara akan menggelar Pilkada di 5 Kabupaten dan 1 Kotamadya. Dari 5 Kabupaten di Sulut, Minahasa menjadi salah satu Kabupaten yang akan menyelenggarakan Pilkada.

    Jelang Pilkada Minahasa tahun 2018, suhu politikpun kian hangat. Sejumlah calon yang akan ikut meramaikan bursa demokrasi pemilihan Bupati dan Wakil Bupati kian bermunculan, berbagai manufer politik makin kental digaungkan di tengah-tengah masyarakat.

    Beberapa nama muncul kepermukaan dan mulai santer dalam pemberitaan media lokal maupun regional. Baik dalam opini maupun survey. Bahkan sudah mulai menjadi obrolan dan pembicaraan masyarakat dibeberapa tempat. Banyaknya nama yang muncul kepermukaan, menandakan situasi dan kondisi dinamika perpolitikan di Kabupaten Minahasa.

    Dari penelusuran wartanasrani.com,  didapati beberapa nama yang dimunculkan oleh warga selain nama yang sudah pernah terlibat dalam pertarungan pilkada sebelumnya. Salah satunya, nama birokrat handal Pemprov Sulut Drs. Meki M. Onibala, M.Si.

    Terus tuai dukungan warga, membuat mantan Plt Bupati Minahasa Selatan ini terang-terangan ke beberapa media, menyatakan siap maju dalam perhelatan Pilkada Minahasa 2018. Topangan doa dari hamba-hamba Tuhan Pantekosta, arus dukungan yang terus bermunculan dari seluruh penjuru tanah Minahasa, tukang ojek, tokoh agama, pencinta olahraga berkuda, karapi dan handai taulan, memberi warna tersendiri bagi birokrat yang sangat disiplin, loyal dan bertanggung jawab ini, untuk membawa perubahan dalam pembangunan tanah Minahasa tercinta.

    Sebagai sosok yang takut dan taat akan Tuhan, M2O, begitu sapaan pria kelahiran tanah Minahasa, 17 Maret 1964 ini, tak pernah alpa dalam kegiatan-kegiatan kerohanian. Menghadiri berbagai acara kerohanian yang diselenggarakan gereja di Minahasa tak pernah diabaikannya. Tak heran, saat ini M2O dipercayakan untuk menjadi Ketua PELPRIP SULUT (Ketua Pelayanan Pria Pantekosta Sulawesi Utara).

    Memulai karir sebagai ASN, M20 terbilang cemerlang di masa kepemimpinan Gubernur Sinyo Harry Sarundajang. Jabatan-jabatan strategis mulai dari Kepala BKD, ASS 1 Pemerintahan, Kepala Inspektorat, Kadispora, bahkan dipercayakan sebagai Penjabat Bupati Minsel, menjadikan Alumni IPDN ini semakin teruji kesiapannya untuk memimpin Minahasa 2018.

    Pandai bergaul serta gayanya yang low profile, menjadikan M2O selalu dekat di hati warga masyarakat. M2O sangat memperhatikan orang-orang yang ada disekitarnya. Tak pelak, dukungan baginya terus datang dari berbagai kalangan masyarakat di 25 Kecamatan Minahasa, bahkan secara spontanitas warga membuatkan sticker, spanduk, baliho, pos komunikasi hingga mengundang makan bersama sebagai bagian dari kerinduan warga bagi sosok M2O untuk memimpin Minahasa 2018.

    Dalam keluarga, M2O adalah sosok kepala keluarga yang bertanggung jawab dan penyayang. Begitu ada waktu liburan, beliau sangat memanfaatkan waktu itu bersama isteri tercinta, anak-anak dan cucu yang ada.

    Bicara soal peluang dalam Pilkada Minahasa 2018, M2O hanya berserah pada rencana dan kehendak Tuhan. “Pada prinsipnya, sebagai manusia biasa tetap berusaha, bercita-cita tapi Tuhanlah yang menentukan,” begitu tutur Meki Marthen Onibala kepada sebuah media lokal setempat. (RSO/berbagai sumber)

  • LEBARKAN SAYAP PELAYANAN, MARIA SHANDI LAUNCHING  MS FRIENDS

    LEBARKAN SAYAP PELAYANAN, MARIA SHANDI LAUNCHING MS FRIENDS

    JAKARTA, WARTANASRANI.COM  – Berawal dari pelayanan ke berbagai daerah, membawa artis rohani Maria Shandi akhirnya mengorbitkan komunitas online MS Friend dengan menggunakan aplikasi Line@msfriends. MS Friend adalah komunitas online yang dibentuk olehnya untuk berbagi hidup dan kebenaran Firman Tuhan.

    “Pemicu terbentuknya MS Friend adalah ketika saya keliling melayani di berbagai tempat, saya menemukan ada banyak orang yang ingin hidup benar tapi terbatas oleh pengetahuan Firman Tuhan. Keterbatasan tersebut bisa disebabkan karena jarak tempat tinggal yang jauhatau keterbatasan waktu untuk belajar Firman Tuhan. Ada juga yang ingin bertanya/ konseling tentang masalah hidupnya tapi tidak tahu harus cerita ke siapa sehingga beresiko mengambil keputusan yang salah dan berdampak pada masa depannya. Melalui MS Friend, saya ingin membangun komunitas online untuk berbagi hidup dan kebenaran Firman Tuhan yang tidak dibatasi oleh jarak dan waktu,” kata Maria Shandi di gedung MDC, Wisma 76, Slipi, Jakarta, Jumat (25/08/2017).

    Menjawab pertanyaan soal fasilitas apa saja yang didapatkan dari MS Friend, Maria dengan lugas  menjelaskan bahwa setiap anggota MS Friend akan mendapatkan renungan harian yang akan dikirimkan ke LINE mereka setiap pagi. “Mereka akan dikirimi renungan harian firman Tuhan setiap harinya. Selain itu, mereka juga bisa bertanya/ konseling melalui LINE tersebut. Mereka juga akan video live bersama saya untuk berbagi pengalaman hidup dan kebenaran Firman Tuhan. Saya juga akan bertemu dan ngobrol langsung dengan mereka dalam gathering MS Friend di kota- kota mereka, jelas Maria.

    Ditambahkannya pula, bahwa Komunitas MS Friend dibentuk dengan tujuan agar bisa bertumbuh bersama dalam kebenaran Firman Tuhan serta menghidupinya dalam kehidupan sehari – hari sehingga hidup bisa berdampak dan menyenangkan Tuhan.

    Menurut Maria Shandi, keinginannya untuk berbagi firman Tuhan tanpa dibatasi ruang dan waktu kepada sesama sebagai bentuk kerinduan pelayanannya untuk menjangkau banyak jiwa yang terselamatkan dari jurang maut ke kehidupan kekal di surga.

    Diibaratkan dua buah tali yang tersambung, yang satu pendek dan yang satunya sangat panjang, bahkan tak berujung, begitulah Maria mengibaratkan keberadaan hidup manusia yang hanya sebentar saja (pendek) di dunia tetapi akan sangat panjang pada kehidupan kekal di akhirat. “Yang saya kejar dan kerjakan saat ini bukan hanya pelayanan lewat nyanyian pujian tetapi sudah pada bagaimana saya dan orang lain yang saya layani untuk siap ke kehidupan kekal di surga,” ungkapnya.

    Adapun alasan msfriends menggunakan aplikasi ‘Line’, menurut dia karena dapat menjangkau banyak orang menjadi anggotanya, bisa sekaligus mensheare vidio dan foto sekaligus dan terutama, aplikasi tersebut banyak digunakan oleh mereka-mereka yang berada di daerah-daerah. “Kalau di kota besar memang banyak yang memakai Whatsapp (WA) tapi kalau di daerah, banyak yang menggunakan aplikasi line,” tuturnya.

    Namun demikian, lanjut Maria Shandi, kedepan tidak menutup kemungkinan msfriends juga menggunakan aplikasi WA atau lainnya untuk menjangkau banyak lagi jiwa yang haus akan kebenaran dan firman Tuhan. Selain itu, dia juga akan melakukan berbagai inovasi dan kreativitas guna misi pelayanannya menyelamatkan mereka yang tersesat, yang membutuhkan bantuan bimbingan makanan rohani, jadi tidak sekedar pelayanan pujian sebagai artis penyanyi rohani.

    Pada bagian akhir, Maria menjelaskan bahwa MS Friend terbuka untuk semua kalangan dan gratis.  “MS Friend itu terbuka untuk semua dan gratis. Untuk daftar MS Friend, Add LINE @msfriend (pakai @), setelah di add, maka akan otomatis tergabung sebagai anggota MS Friend,” jelas Maria mengakhiri konfrensi pers. (RSO)

  • MURFATI LIDIANTO LIE, TERIMA PENGHARGAAN SAHABAT PEWARNA 2017

    MURFATI LIDIANTO LIE, TERIMA PENGHARGAAN SAHABAT PEWARNA 2017

    JAKARTA, WARTANASRANI.COM – Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (Pewarna ID) menganugerahi Murfati Lidianto Lie, SE., sebagai Sahabat Pewarna. Menurut Ketua Panitia Rakernas III Pewarna Indonesia, Hotman J. Lumban Gaol, ada beberapa penilaian mengapa lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Jayabaya ini terpilih menjadi salah satu penerima penghargaan kategori “Sahabat Pewarna” dalam pembukaan Rakernas

     “Kontribusi positif dalam berbagai kegiatan gerejani oleh Ibu Murfati, bertemu sapa dengan pemimpin gereja maupun warga gereja yang  tidak pernah hilang sejak pencalegan tahun 2014, dan keaktifan dalam kegiatan sosial dengan LSM maupun lembaga Gereja, menjadi penilaian tersendiri dan membuat Panitia Rakernas, DPD Pewarna Jawa Barat dan DPP Pewarna menetapkan Ibu Murfati Lidianto Lie, SE sebagai penerima penghargaan “SAHABAT PEWARNA”, pungkas Hotman meyakinkan.

    “Yang memilih bukan kita tetapi para juri yang terdiri dari dua unsur aras gereja, ormas kristen dan penasehat Pewarna”, kata Yusuf Mudjiono dalam sambutannya sebelum penyerahan plakat penghargaan kepada figur-figur yang terpilih di MDC Hall, Wisma 76, Slipi, Jakarta, Jumat (25/08/2017).

    Penyerahan penghargaan dalam bentuk plakat tersebut diserahkan langsung oleh ketua Pewarna Indonesia kepada Anggota Dewan Kota Bekasi ini. “Penghargaan ini menjadi motivasi bagi saya untuk menjalankan tugas lebih baik lagi, lebih maksimal, sebagai anggota dewan Kota Bekasi”, ungkap aktifis Gereja Katolik Santo Albertus Harapan Indah ini singkat.

    Lebih jauh lagi, Murfati memberi apresiasi atas penyelenggaraan Rakernas III Pewarna khususnya penghargaan Apresiasi Warna Indonesia 2017. “Saya bangga dengan penyelenggaraan penghargaan Apresiasi Warna Indonesia (AWI) 2017 ini. Walaupun baru pertama kali dilaksanakan namun dapat dikatakan sukses”, terang Murfati.

    Sementara itu, dari pantauan redaksi Warta Nasrani, selain Murfati ada 23 tokoh lain yang menerima Apresiasi Warna Indonesia (AWI) 2017. Diantaranya Prof. Dr. Franz Magnis Suseno, SJ. Tokoh Katolik yang juga dikenal sebagai seorang Direktur Program Pasca Sarjana Sekolah Tinggi Filsafat Driyarkara dan sebagai seorang pastur ini, mendapat penghargaan kategori “Hubungan Lintas Agama”. Ada juga Dr. H. Rahmat Effendi, Walikota Bekasi ini mendapat penghargaan sebagai Birokrat Toleran. Nama-nama lain yang menerima penghargaan AWI 2017; James Tjahaya Riady, Pdt. Dr. Bambang Widjaja, Putra Nababan, Sabam Sirait, Victor Hutabarat, Sahat Sinurat, Saor Siagian dan BPH GBI.

    Dari kategori khusus, untuk Sahabat Keberagaman diberikan kepada GP Ansor. Sedangkan untuk kategori Sahabat Pewarna diberikan kepada beberapa tokoh antara lain, Jeffry Tambayong, Rekson Sitorus, SH., Rocky Wowor, Soleman Matippana, Maria Shandi, Pdt. Suyapto Tandiyawasesa, Christovorus Deky Palinggi dan Arseto Pariadji. (RSO)

  • IBADAH SYUKUR AWALI  PERKULIAHAN SEMESTER GASAL STT TAMAN FIRDAUS JAKARTA

    IBADAH SYUKUR AWALI PERKULIAHAN SEMESTER GASAL STT TAMAN FIRDAUS JAKARTA

    JAKARTA, WARTANASRANI.COM – Mengawali Semester Gasal Tahun Ajaran 2017/2018, Sekolah Tinggi Teologi (STT) Taman Firdaus, Tebet, Jakarta, melaksanakan Ibadah Pembukaan Semester, jumat (18/08/2017). Acara yang diikuti oleh seluruh mahasiswa, Staff dosen, yayasan bahkan jemaat GBP Taman Firdaus ini, dipimpin langsung oleh Ketua STT-TF, Pdt. DR. Andy Lukman Jonathan, M.Th.

    Berdiri sejak 11 Agustus 2014, STT Taman Firdaus memiliki visi menjangkau 434 kabupaten kota dengan misi, mempersiapkan dan memperlengkapi mahasiswa menjadi sumber daya manusia yang handal dan bermartabat dengan menyediakan tenaga pengajar yang berkarakter Kristus dan profesional.

    Memiliki sarana dan prasarana yang mumpuni, antara lain; gedung milik sendiri, ruang kuliah ber-AC, ruang auditorium full AC, Perpustakaan, Lab. Komputer, Studio Rekaman, tempat Gym (fitness), Villa untuk kegiatan retret, dan asrama, STT Taman Firdaus Jakarta menjadi salah satu Perguruan Tinggi PTA Kristen Swasta di Indonesia, yang siap untuk melatih dan mempersiapkan mahasiswa/i-nya sebagai hamba Tuhan yang berjiwa pelayan, yang berpikir oikumenis dan kontekstual, kompetitif serta responsif terhadap panggilan pelayanan sesuai Amanat Agung (Matius 28:19-20).

    Saat ini, STT-TF yang bersifat interdenominasi, selain menerima mahasiswa/i baru, juga menerima mahasiswa/i pindahan. Sesuai dengan Ijin Penyelenggaraannya, STT-TF membuka Program Strata 1, Prodi Teologi Kependetaan dengan nomor SK PT DJ.III/Kep/HK.00.5/123/2016 dan Prodi Pendidikan Agama Kristen dengan nomor SK PT DJ.III/Kep/HK.00.5/124/2016.

    Pada awal semester gasal ini, selain menyediakan program beasiswa bersyarat, STT-TF juga menyediakan besasiswa 100 persen, untuk 10 pendaftar pertama. Bagi yang ingin mengetahui lebih lanjut persyaratan dan ketentuan menjadi mahasiswa/i di STT-TF, dapat menghubungi sekretariat kampus yang beralamat di Jalan Tebet Raya No. 15, Tebet, Jakarta Selatan atau menghubungi Nomor Telepon/HP: 021-83702964 dan 021-83702869 (Sekretariat), 081288116117 (Gabe Simatupang), 081283045995 (Ronald Onibala), 08123628286 (Jacob Messakh), dan 085286503260 (Reyanhard Malau).

    Lebih jauh, Berikut Daftar Pengurus STT-TF, Dosen Tetap dan Dosen Tidak Tetap.

    Ketua/Rektor: Pdt. Dr. Andy Lukman Jonathan, M.Th

    Waket I Bidang Akademik: Pdt. Jacob Messakh, M.Pd.K

    Waket II Bidang Administrasi Keuangan dan SDM: Pdt. Ronald Stevly Onibala, S.Th., M.Pd.K

    Waket III Bidang Kemahasiswaan: Reynhard Malau, M.Th

    Ketua Prodi Teologi: Pdt. Agus Triyanto, M.Th

    Ketua Prodi PAK: Pdt, Darawin Sihombing, M.Pd.K

    Lembaga Penjamin Mutu: Dr. (c) Zuniasa Masara, M.Th

    Kepala Bagian TU: Lamsaida Silaban, S.Ak., M.Ak (c)

    Kepala Perpustakaan: Meida Kristiani Simorangkir

    Dosen Tetap STT-TF: Pdt. Dr. Andy Lukman Jonathan, M.Th., Dr. (c) Zuniasa Masara, M.Th., Pdt. Jacob Messakh, M.Pd.K., Pdt. Ronald Stevly Onibala, S.Th., M.Pd.K., Pdt. Gabe Simatupang, S.Th., M.Th(c)., Reynhard Malau, M.Th., Pdt. Agus Triyanto, M.Th., Pdt. Darwin Sihombing, M.Pd.K., Pdt. Johni Mamentu, M.Pd.K., Pdt. Mahipal, M.Pd.K., Pdt. Natanael Domu Tipa, S.Th., Lamsaida Silaban, S.Ak., M.Ak(c)

    Dosen Tidak Tetap STT-TF: Dr. (c) Heyron Bernard Mabuik, M.Pd.K., MM., Dr. Yustus Adipati, S.Psi., M.Pd.K., M.Th., Dr. A. Dan Kia, M.Th., Dr. (c) Drs. Sunarno SA. SE., ST., SIP., SAP., S.Sos., M.Si., Odjahan Hutabarat, S.Th., MM., Pdt. Samuel Sampe, M.Pd.K., Josepus Mulik, M.Pd.K., Nurhaida Napitupulu, S.Kom., M.Th., Pdt. Suriani, M.Pd., Simon Sabah, M.Pd.K.

    Selain membuka Kelas Reguler dengan waktu perkuliahan setiap hari senin sampai sabtu, pukul 08.00-14.40 Wib, STT-TF juga membuka Kelas Intensif dengan waktu perkuliahan setiap hari sabtu, pukul 08.00-16.00 Wib dan Kelas Eksekutif dengan waktu perkuliahan setiap hari sabtu. Pukul 18.00-20.30 Wib. (RSO)

  • CATATAN KECIL DARI BAKSOS PEWARNA DI GKP TAMIYANG INDRAMAYU

    CATATAN KECIL DARI BAKSOS PEWARNA DI GKP TAMIYANG INDRAMAYU

    BEKASI, WARTANASRANI.COM – Sebuah acara yang sukses tentu tak lepas dari kekompakkan dan kerja keras panitia, baik dalam segi perencanaan maupun pelaksanaan. Hal inilah yang terlihat pada pewarta pewarna yang melaksanakan Bakti Sosial Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (Pewarna) ke GKP Jemaat Tamiyang, Indramayu, kamis (17/08/2017).

    Tiada kenal kata lelah, panitia bahu membahu memberikan kerja maksimal untuk sebuah hasil yang maksimal, yaitu, kunjungan karya kasih dengan visi mulia yang tertuang dalam spanduk acara “Bingkai Karya dengan Warna”, benar-benar tercapai.

    Tak dipungkiri, riak-riak kecil dan kerikil-kerikil tajam yang menghalangi langkah kaki para pejuang pewarna dalam aksi penuh kasih ini, tak bisa dihindari. Namun rupanya, hal ini tidak membuat panitia pelaksana patah arang dan mundur seribu langkah. Semangat mereka tak pudar. Patah satu tumbuh seribu, yah! Mungkin prinsip ini yang ada dalam hati panitia dibawah komando koordinator acara Bung Tenny M. Deen.

    Semangat, spirit, motivasi dan antusias yang ditunjukkan Hotman J. Lumban Gaol sang nakhoda dari kapal yang bernama Rakernas III Pewarna Indonesia 2017, menjadi suntikan penguat daya juang panitia, untuk tetap melangkah dan memberi kerja maksimal.

    Tak pelak, hasil maksimalpun diraih. Sambutan Pdt. Johanes Simanjuntak, S.Si, pendeta berdarah Batak, Sumatera Utara, juga harapan Pak Arya yang tampil mewakili majelis jemaat, serta tak ketinggalan, antusiasme jemaat yang hadir, memberi warna tentang suksesnya acara mulia yang menjadi rangkaian Rakernas III Pewarna Indonesia.

    Sukacita penuh terlihat diwajah para pejuang pewarna saat berpamitan untuk kembali pulang menekuni tugas dan tanggung jawab jurnalistik yang diembannya.

    Salut untuk kerja dan hasil maksimal panitia. Kata Alkitab, jerih lelahmu dalam pelayanan ini tidak akan sia-sia. Ada doa dan harapan dari hamba Tuhan dan Jemaat GKP Tamiyang, Indramayu, yang Tuhan Yesus dengar dari tempat yang maha tinggi. Aminkanlah berita baik dari Alkitab, bahwa kesetiaan dalam perkara kecil membawa kita pada perkara besar.

    Dari semua sukses kegiatan Pra Rakernas, tetaplah rendah hati dan selalu berserah pada Tuhan Yesus Kristus. Karena semua sukses ini adalah semata-mata kasih dan anugerah-NYA. Terus, jangan sampai panitia terlena dari sukses kecil Pra Rakernas, karena sukses besar, acara puncak Rakernas III pada tanggal 25-27 Agustus 2017, menanti didepan mata. “Jangan kita terlena dengan sukses kecil ini, siapkan diri kita untuk mengalami sukses besar pada acara puncak pewarna tahun 2017, yaitu Rakernas III”, pungkas Ketua Umum Pewarna Indonesia, Yusuf Mujiono, memberi semangat.

    Salut! Bravo! Pewarta Pewarna Indonesia. Imanuel! (RSO)

  • DPD PEWARNA JAWA BARAT PILIH MURFATI LIDIANTO LIE, SEBAGAI “SAHABAT PEWARNA” KOTA BEKASI

    DPD PEWARNA JAWA BARAT PILIH MURFATI LIDIANTO LIE, SEBAGAI “SAHABAT PEWARNA” KOTA BEKASI

    BEKASI, WARTANASRANI.COM – Ramah, pandai bergaul dan ingin selalu dekat dengan rakyat merupakan cerminan sosok anggota DPRD Kota Bekasi Murfati Lidianto Lie, SE. Sikapnya yang low profile ini, terlihat saat Murfati begitu wanita kelahiran Belitung ini disapa, menerima Pengurus DPD Persatuan Wartawan Nasrani Propinsi Jawa Barat di kediamannya, Kota Harapan Indah, Bekasi, kamis (3/08/2017).

    Aktivis Gereja Katolik Santa Albertus ini tak menyangka bila sepak terjangnya dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai anggota Dewan Kota Bekasi dipantau oleh DPD Pewarna Jawa Barat. Menurut Hotman J. Lumban Gaol, ada beberapa penilaian mengapa lulusan Fakultas Ekonomi Universitas Jayabaya ini terpilih menjadi salah satu penerima penghargaan sebagai “Sahabat Pewarna” di Kota Bekasi.

    “Kontribusi positif dalam berbagai kegiatan gerejani oleh Ibu Murfati, bertemu sapa dengan pemimpin gereja maupun warga gereja yang  tidak pernah hilang sejak pencalegan tahun 2014, dan keaktifan dalam kegiatan sosial dengan LSM maupun lembaga Gereja, menjadi penilaian tersendiri dan membuat DPD Pewarna Jawa Barat jatuh hati mengajukan Ibu Murfati Lidianto Lie, SE sebagai penerima penghargaan “SAHABAT PEWARNA”, ujar Ketua DPD Pewarna Jawa Barat ini.

    Kami berharap, Ibu Murfati bersedia hadir dan menerima secara langsung penghargaan sebagai Sahabat Pewarna di Rakernas 2017, Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA) yang akan dilaksanakan pada tanggal 25 Agustus 2017 di Jakarta, sahut Rifal Marbun, Sekretaris DPD Pewarna Jabar, menambahkan.

    Sementara itu, menanggapi pemberian penghargaan yang akan diterimanya, selain menyampaikan terima kasih atas apresiasi yang diberikan, Murfati juga berharap Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (Pewarna), khususnya DPD Jawa Barat, dapat berperan aktif dalam menjaga kedamaian dan toleransi beragama di Kota Bekasi. “Saya berharap Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia dapat memberi kontribusi positif untuk Kota Bekasi, khususnya dalam menjaga toleransi beragama yang sudah berjalan baik saat ini”, tutur Anggota Dewan yang saat ini duduk di Komisi III yang membidangi perpajakan ini.

    Di akhir pertemuan, Ketua DPD Pewana Jabar, didampingi Sekretaris (Rifal Marbun), Bendahara (Ronald S. Onibala) dan Ketua Litbang (Audi Waworuntu), mengucapkan terima kasih atas kesediaan Ibu Murfati menerima pengurus DPD untuk beraudiensi. “Kami pengurus DPD Pewarna Jabar mengucapkan terima kasih kepada Ibu Murfati Lidianto yang sudah menerima kami untuk beraudiensi hari ini”, sebut Hotman J. Lumban Gaol. (RSO)

  • Murfati Lidianto Lie, SE: BEKERJA MAKSIMAL UNTUK MEMULIAKAN TUHAN.

    Murfati Lidianto Lie, SE: BEKERJA MAKSIMAL UNTUK MEMULIAKAN TUHAN.

    BEKASI, WARTANASRANI.COM – Sikapnya yang ramah, pandai bergaul dan ingin selalu dekat dengan rakyat merupakan cerminan sosok anggota DPRD Kota Bekasi Murfati Lidianto Lie, SE. Pengalaman terlibat langsung di beberapa Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) membuat anggota dewan dari partai Gerindra ini peka terhadap persoalan-persoalan riil rakyat kecil.

    Murfati begitu wanita kelahiran Belitung ini disapa, memiliki prinsip hidup religius, yaitu; Berdoa, Bekerja dan Berbuah untuk kemuliaan Tuhan. Sebagai orang beriman, saya me-yakini bahwa berdoa, bekerja dan berbuah untuk memuliakan Tuhan Yesus Kristus adalah prinsip hidup yang harus ada dalam diri saya, ujar aktivis Gereja Katolik Santa Albertus Harapan Indah ini.

    Untuk itu menurutnya, dukungan doa dan motivasi dari banyak pihak sangat ia butuhkan dalam menjalankan tugas serta tanggung jawab dengan setia sesuai nilai-nilai Kristiani. “Saya percaya, dukungan doa baik dari keluarga, tokoh-tokoh agama, pemimpin-pemimpin gereja Katolik dan Kristen, pastur, hamba-hamba Tuhan, Pendeta, gembala jemaat, warga Gereja dan juga seluruh masyarakat, penting bagi saya”, ungkap isteri dari Musa Mujiono Kasan Hidayat. Dukunglah terus saya dalam doa, sehingga saya dimampukan oleh Tuhan untuk bekerja maksimal, selalu menjaga integritas dalam bekerja sehingga menghasilkan buah yang baik demi kemuliaan Tuhan Yesus Kristus, ungkapnya lagi.

    Sebagai anggota DPRD Kota Bekasi di Komisi D yang fungsinya mengawasi masalah pendidikan dan kesehatan, ternyata tidak membatasi Murfati untuk melebarkan sayap pelayanan pengabdiannya bagi masyarakat di Kota Bekasi. Bagi Murfati apa saja yang bisa dilakukan asalkan untuk kepentingan masyarakat dan tidak bertentangan dengan undang-undang maupun nilai etika moral, akan dilakoninya. “Sekalipun tugas saya di komisi D fungsinya hanya mengawasi masalah pendidikan dan kesehatan, namun saya tetap bekerja dimanapun dan dalam hal apapun selagi dibutuhkan masyarakat Kota Bekasi, asalkan tidak bertentangan dengan undang-undang, hukum, nilai dan norma, bahkan etika”, terang ibu dari Chatarina Kasan Hidayat dan Marshall Gilberto ini.

    Bertemu sapa dengan pemimpin gereja maupun warga gereja menjadi rutinitas Murfati yang tidak hilang sejak pencalegan tahun 2014. Kegiatan sosial baik dengan LSM maupun lembaga Gereja tak pernah ditinggalkan. Saat berbagai denominasi gereja, lembaga gereja, lembaga keumatan, organisasi Kristen dan Katolik, bahkan perkumpulan-perkumpulan kedaerahan, menggelar Perayaan Natal dan Tahun Baru, Murfati tidak pernah absen. Kehadirannya membawa warna tersendiri dalam kegiatan-kegiatan gerejani. Ada juga masalah ijin gereja, menyalurkan aspirasi warga untuk pengecoran jalan selalu dilakoni dengan semangat dan dedikasi yang tinggi.

    Selain itu, sesuai dengan tugasnya di komisi D, Murfati selalu tetap setia membantu siswa miskin dan kurang mampu untuk menerima bea siswa baik di sekolah negeri maupun swasta. Dan yang lagi hangat-hangatnya, mendampingi dan memperjuangkan hak para korban vaksin palsu di beberapa klinik dan rumah sakit Kota Bekasi adalah tugas mulia yang tak dikupakan. “Sebagai anggota Dewan Kota Bekasi, saya harus bekerja maksimal untuk memuliakan Tuhan”, terang wanita yang memiliki ayat emas, “Kebenaran meninggikan derajat bangsa” (Amsal 14:34). (RSO)