Author: admin

  • Presiden Bertolak ke Sulut Tinjau Infrastruktur Pendukung Pariwisata

    Presiden Bertolak ke Sulut Tinjau Infrastruktur Pendukung Pariwisata

    Manado – WARTANASRANI.COM, Presiden Joko Widodo didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo pagi ini, Kamis, 4 Juli 2019, bertolak menuju Provinsi Sulawesi Utara (Sulut). Keduanya bersama rombongan lepas landas dengan menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia-1 pada pukul 07.30 WIB melalui Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma Jakarta.

    Salah satu agenda utama kunjungan Presiden Jokowi ke Provinsi Sulut ini, yakni untuk meninjau infrastruktur yang menjadi pendukung pariwisata di provinsi tersebut.

    Dikutip dari siaran pers Kementerian Pariwisata, Provinsi Sulut dinobatkan sebagai The Rising Star dalam sektor pariwisata Indonesia karena mampu mendorong pertumbuhan kinerja pariwisata hingga 600 persen dalam empat tahun terakhir.

    Untuk jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang berkunjung ke Sulut sendiri, utamanya ke Manado dan Bitung pada 2015 sebanyak 20 ribu, lalu tahun 2016 meningkat menjadi 40 ribu atau dua kali lipat. Selanjutnya pada 2017 sebanyak 80 ribu, dan tahun 2018 meningkat menjadi 120 ribu.

    “Dalam 4 tahun kunjungan wisman ke Sulut meningkat 6 kali lipat. Begitu juga pergerakan wisatawan nusantara (wisnus) dari sekitar 2 juta menjadi 4 juta atau dua kali lipat, 200 persen, padahal di daerah lain hanya sekitar 5 sampai 10 persen,” kata Arief Yahya dalam siaran pers tersebut.

    Setibanya di Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi, Kota Manado, pukul 11.40 WITA, sejumlah agenda kunjungan kerja telah menanti Presiden dan Ibu Iriana. Mulai dari meninjau rencana perluasan Bandar Udara Internasional Sam Ratulangi, Kota Manado, hingga rencana pembangunan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Pulisan, Likupang, Kabupaten Minahasa Utara.

    Selain itu, Presiden dan Ibu Iriana juga akan menyerahkan sertifikat hak atas tanah untuk rakyat di Kota Manado.

    Rencananya, Presiden dan Ibu Iriana akan berada di Provinsi Sulawesi Utara selama dua hari. Presiden, Ibu Iriana, dan rombongan akan bermalam di Kota Manado untuk melanjutkan kegiatan kunjungan kerja keesokan harinya.

    Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam penerbangan menuju Provinsi Sulut, adalah Menteri Koordinator bidang Perekonomian Darmin Nasution, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional Sofyan Djalil, Sekretaris Militer Presiden Marsdya TNI Trisno Hendradi, Staf Khusus Presiden Johan Budi, dan Komandan Paspampres Mayjen TNI Maruli Simanjuntak.

  • Pdt. Dr. Paul F. Gulo, Pimpin Mission Trip GBI Taman Aster Bekasi Ke Kepulauan Nias

    Pdt. Dr. Paul F. Gulo, Pimpin Mission Trip GBI Taman Aster Bekasi Ke Kepulauan Nias

    NIAS, WARTANASRANI.COM – Iman tidak berhenti ketika kita mengambil keputusan percaya dan bertobat kepada Yesus Kristus. Iman harus di jalani, iman harus bertumbuh, berbuah, sampai mencapai tingkat kedewasaan penuh. Pertumbuhan iman adalah keharusan untuk kehidupan rohani yang berhasil dan produktif. Untuk inilah, Tim Penginjilan GBI Taman Aster Kota Bekasi bertolak ke Kepulauan Nias, Sumatera Utara, untuk sebuah misi mulia, mencari dan menyelamatkan jiwa berapapun harganya.

    Suasana Ibadah Kebaktian Penyegaran Iman dan Kesembuhan Illahi

    Selama seminggu (8 – 16 Juni 2019), tim yang terdiri dari; Pdt. Dr. Paul F. Gulo, M.Th (Ketua Mission Trip Marturia), Pdt. Rustam J. Larope, M.Th dan Ev. Anton Ferry Thanos mengadakan kegiatan Kebaktian Penyegaran Iman (KPI), Kebaktian Kebangunan Rohani (KKR) Pemuda, KKR Umum, Kebaktian Kesembuhan Illahi (KKI), Pelayanan Ibadah Minggu, sampai pelayanan keluarga.

    Sementara gereja-gereja yang menjadi tempat kegiatan ini, antara lain; GKII Bakaru, GBI Gido, GBI Sirete, GPdI Sindronro, GPI Hiliotalua, GPT Hiljia, GBI Sukacita Bombono, GPdI Huno, GPdI Diponegoro.

    Selain Kebaktian Penyegaran Iman dan Kebaktian Kebangunan Rohani, Tim Misi Marturia GBI Taman Aster Kota Bekasi, juga melaksanakan kegiatan seminar yang mengambil tema,”Gereja Yang Kuat Dan Berdampak”. Seminar yang di fasilitasi Ketua PGPI Nias Utara, Pdt. Elifati Gea, S.Th., berlangsung di Aula Kantor Bupati Nias Utara dan dihadiri oleh hamba-hamba Tuhan PGPI Nias Utara.

    Tampak hadir mewakili Bupati, Asisten 1 Pemerintah Kabupaten Nias Utara. Dalam sambutannya, ia menyatakan kesiapan dan dukungan pemerintah Kabupaten Nias Utara dan berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan di tahun yang akan datang.

    Foto Bersama Tim Misi Dengan Peserta Seminar (Hamba-hamba Tuhan Anggota PGPI Nias Utara)

    Tim Misi juga sempat bertatap muka dengan Bupati Nias Induk, Drs. Sokhiatulo Laoli, M.M., di kantornya. Pada kesempatan tersebut, Tim Misi juga mendoakan Bupati dan secara khusus menyampaikan terima kasih atas dukungan yang telah diberikan Bupati selama kegiatan pelayanan misi di Nias.

    Disela-sela kegiatan pelayanan, Tim Misi Marturia menyempatkan diri melihat keindahan alam pantai dan peninggalan budaya masyarakat Nias yang ada di Nias Selatan, Desa Mataluo, Pantai Sorake dan Pantai Lagundi.

    Tim Misi saat bertatap muka dan mendoakan Bupati Nias Induk, Drs. Sokhiatulo Laoli, M.M.

    Apresiasi dan ucapan terima kasih kepada semua pihak yang telah mendukung kegiatan Mission Trip GBI Taman Aster Kota Bekasi, disampaikan Ketua Tim Misi, Pdt. Paul F. Gulo.

    “Atas nama tim, saya menyampaikan terima kasih yang setulus-tulusnya atas dukungan Pemerintah Kabupaten Nias Induk, Pemkab Nias Utara, Gembala Jemaat, Ketua PGPI Nias Utara, hamba-hamba Tuhan, jemaat dan semua donatur yang telah mendukung serta mensukseskan kegiatan pelayanan misi ini. Doa kami, Tuhan Yesus akan memberkati segala jerih lelah kita dalam pelayanan yang mulia ini. Kiranya, Tuhan Yesus Kristus, sumber segala berkat akan menyempurnakan sukacita kerjasama pelayanan ini untuk kemuliaan nama-Nya,” ungkapnya. (*)

  • PGLII DKI Jakarta Miliki Kantor Sekretariat Baru

    PGLII DKI Jakarta Miliki Kantor Sekretariat Baru

    JAKARTA, WARTANASRANI.COM – Dengan mengucapkan kalimat, atas nama Bapa, Putera dan Roh Kudus, Ketua Umum PGLII (Persekutuan Gereja-gereja dan Lembaga Injili Indonesia) Wilayah Provinsi DKI Pdt Dr RB Rory MTh didampingi Sekretaris Umum Pdt Dr Antonius Natan, Th.M sore itu membuka secara resmi kantor baru PGLII di Graha Eben Haezer, Jalan Kramat Raya, Komplek Ruko Maya Indah 3 P-Q Jakarta Pusat.

    Acara seremonial ini adalah puncak dan sekaligus menandai peresmian penggunaan kantor sekretariat PGLII DKI Jakarta secara perdana, yang berlangsung Sabtu (29/6/2019) di Ruko Maya Indah, Jalan Kramat Jakarta Pusat. Terhitung sejak diresmikan kantor bertingkat tiga ini akan menjadi pusat aktivitas yang berkaitan dengan semua kegiatan PGLII DKI Jakarta.

    Sementara itu, beberapa saat sebelumnya, Ketua Umum PGLII Pusat Pdt Dr Ronny Mandang, MTh mendapat kehormatan untuk membuka selubung papan nama sekretariat PGLII Povinsi DKI Jakarta. Kemudian dilanjutkan dengan pengguntingan pita oleh Pembimas Kristen DKI Lisa Mulyadi. Hadir dalam peresmian tersebut tokoh-tokoh gereja, pembimas Kristen DKI, perwakilan aras gereja, ormas dan jemaat.

    Acara kemudian dilanjutkan dengan acara dinner bersama dan sekaligus acara ramah tamah di lantai dasar. Kegiatan ini diikuti sekitar lima puluh orang dimulai pukul 16.00. Sebelum peresmian kantor, perhelatan ini dimulai dengan ibadah pembukaan bertempat dilantai 3.

    Pada kesempatan itu, Sekretaris Umum Pdt Dr Antonius Natan menyampaikan bahwa PGLII DKI sudah memiliki Portal internal sendiri yang nanti mengabarkan semua kegiatan PGLII DKI dan berita kekristenan.

    Mewakili PGIW DKI sebagai rekan sesama aras Pdt Dr Shepart Supit menyampaikan bahwa lembaganya mengucapkan selamat atas peresmian kantor baru PGLII yang baru. Biar dengan keberadaan kantor baru ini menandakan PGLII semakin maju, dan biarlah semua itu dipergunakan memuliakan nama Tuhan.

    Sepanjang acara Ketua Umum PGLII DKI Pdt Dr RB Rory tampak bersukacita dan dengan ramah menyapa semua tamu yang menghadiri acara peresmian kantor skretariat PGLII DKI yang baru. (*)

  • Pasca Pilpres, Presiden Jokowi Minta Semua Pihak Bersatu untuk Indonesia Maju

    Pasca Pilpres, Presiden Jokowi Minta Semua Pihak Bersatu untuk Indonesia Maju

    Jakarta, WARTANASRANI.COM –  Presiden Joko Widodo mengajak seluruh rakyat untuk bersatu kembali sebagai saudara sebangsa dan setanah air usai rangkaian pesta demokrasi Pemilihan Presiden 2019 berakhir. Ia berharap perbedaan pilihan politik saat gelaran Pilpres 2019 bisa dilupakan. Hal tersebut disampaikan Presiden saat memberikan sambutan usai Rapat Pleno Terbuka Penetapan Presiden dan Wakil Presiden Terpilih Periode 2019-2024 oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) di Kantor KPU, Jakarta, Minggu, 30 Juni 2019. “Saya mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk melupakan perbedaan pilihan politik yang sempat membelah kita, 02 dan 01. Kita harus bersatu kembali menjadi Indonesia, negeri Pancasila yang mempersatukan kita semuanya,” ungkap Presiden. Dalam rapat pleno tersebut, Ketua KPU Arief Budiman membacakan keputusan KPU yang menetapkan pasangan Joko Widodo-K.H. Ma’ruf Amin sebagai Presiden dan Wakil Presiden Terpilih periode 2019-2024. Sesuai Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2018, KPU wajib menetapkan pasangan calon terpilih maksimal tiga hari setelah putusan Mahkamah Konstitusi (MK). “Menetapkan pasangan calon nomor urut 1 saudara Haji Joko Widodo dan Prof Dr KH Ma’ruf Amin dengan perolehan suara sebanyak 854.670.362 suara atau 55,50 persen dari total suara sah nasional sebagai pasangan calon presiden dan wakil presiden terpilih periode 2019-2024” demikian bunyi surat ketetapan KPU RI yang dibacakan Ketua KPU. Presiden Jokowi pun mengucapkan rasa syukur bahwa KPU telah menyelesaikan tugas konstitusionalnya untuk menetapkan presiden dan wakil presiden terpilih melalui pleno terbuka.

  • STT Bethesda Bekasi Kembali Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2019/2020

    STT Bethesda Bekasi Kembali Buka Penerimaan Mahasiswa Baru Tahun Akademik 2019/2020

    WARTANASRANI.COM – Memasuki Semester Gasal 2019/2020, Sekolah Tinggi Teologi Bethesda Bekasi (STTB), kembali membuka penerimaan mahsiswa baru dan pindahan dengan dua pilihan program studi untuk Sarjana (S1); Stratum Satu Teologi Kependetaan (S.Th) dan Stratum Satu Pendidikan Agama Kristen (S,Pd). Sementara untuk Program Magister (S2) tersedia Program Studi Magister Teologi (M.Th).

    Sekolah Tinggi Teologi Bethesda adalah Institusi Pendidikan Tinggi Teologi yang didirikan dan diselenggarakan oleh Yayasan Pelayanan Bethesda dan bernaung di bawah Gereja Masehi Injili Sangihe dan Talaud (GMIST) dan telah terakreditasi Badan Akreditasi Nasional – Perguruan Tinggi (BAN-PT) baik Program Studi maupun Institusi.

     

    Adapun Visi STTB, Menjadi Perguruan TInggi Teologi dan Agama Kristen yang berkualitas, Kontekstual dan berintegritas.

    Misi: Menyelenggarakan pendidikan, penelitian dan pengembangan ilmu pengetahuan di bidang Teologi dan Pendidikan Agama Kristen yang efektif melalui penyanjian yang berbasis kompetensi; Melaksanakan pengabdian masyarakat dengan mendedikasikan Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen di era globalisasi dalam masyarakat; Melatih, meningkatkan dan memotivasi melalui penyebaran dan penerapan Ilmu Teologi dan Pendidikan Agama Kristen di lingkungan gereja, sekolah dan masyarakat pada umumnya.

    Memiliki sarana dan prasarana yang mumpuni, antara lain: gedung milik sendiri, ruang kuliah ber-AC, ruang auditorium full AC, perpustakaan, lab. komputer, asrama, STT Bethesda menjadi salah satu Perguruan Tinggi Teologi dan Agama Kristen pilihan yang tepat di Kota Bekasi dan sekitarnya.

    Untuk melatih dan mempersiapkan mahasiswa/i-nya sebagai hamba Tuhan yang berjiwa pelayan, berpikir oikumenis dan kontekstual, kompetitif serta responsif terhadap panggilan pelayanan sesuai amanat agung (Matius 28:19-20), STTB menyediakan tenaga pengajar yang berkarakter Kristus dan profesional.

    Lebih jauh, berikut daftar Dosen STT Bethesda Bekasi: Dr. Orpa Luas, M.Th.; Capt. Dr. Krets Mamondole, M,Mar., M,Th.; Dr. Eghmon W. Rumpia, M.Th.; Dr. Steady O. S. Simon, M.Pd.; Kiem Rindu, M.Th., M.Pd.; Meilinda Balaati, S.Si.Teol., MI.Kom., M.Th.; Alfriend Takasowa, M.Mis., M.Th.; Dr. Alexander W. Taliak, M.Th.; Dr. Ir. Walter Ch. Harman, M.Th.; Joyman Waruwu, M.Th.; Fransisca Sudarmi, M.Pd., M.Th.; Dr. Fotinus Paul Gulo, M.Th.; Djenry Gandaria, M.Th.; Ganefosius Pangandaheng, M.Th.; Kalfin SInain, M.Th.; Sugi, M.Th.; Herlina Soni Sinaga, S,H., M.Pd.; Hangky Namangge, M.Th.; Dr. Jumalintong Sihombing; Salmineo Silitonga, M.Th.; Glend Menda, M.Th.; Ronald S. Onibala, M.Pd.; James Damping, M.Th.; Syaiful Hamzah, M.Th.

    STTB menyediakan beasiswa bagi mahasiswa yang kurang mampu namun berprestasi dan memiliki komitmen untuk melayani.

    Bagi yang ingin mengetahui lebih lanjut persyaratan dan ketentuan menjadi mahasiswa/i di STTB, dapat menghubungi sekretariat kampus yang beralamat di Sentra Niaga 5 Blok 8 No. 3, Harapan Indah Bekasi 17131, Jawa Barat, Indonesia, Telp. 021-8888 7175, HP/WA 0812 9638 8867, 0812 1807 5938, website: www.sttbethesda.ac.id, email: sttbethesdabekasi10@gmail.com atau datang langsung ke Kampus STT Bethesda setiap Senin-Jumat Pkl. 09.00-17.00 Wib.  (*)

  • TINGKATKAN KEWASPADAAN KEAMANAN, STAKEHOLDER PENERBANGAN DIMINTA RESPONSIF TERHADAP SETIAP LAPORAN MENCURIGAKAN

    TINGKATKAN KEWASPADAAN KEAMANAN, STAKEHOLDER PENERBANGAN DIMINTA RESPONSIF TERHADAP SETIAP LAPORAN MENCURIGAKAN

    JAKARTA, WARTANASRANI.COM – Sehubungan dengan terjadinya aksi bom bunuh  diri di Pos Polisi Kartosuro pada Senin ( 3/6)  sekitar pukul 22.30 WIB, Dirjen Perhubungan Udara Polana B. Pramesti meminta para stakeholder penerbangan untuk  meningkatkan kewaspadaan atas kemungkinan terjadinya gangguan keamanan di fasilitas penerbangan.

    Hal ini mengingat sebagai saran transportasi, fasilitas penerbangan merupakan obyek vital nasional dan pada saat lebaran ini banyak dipenuhi masyarakat yang hendak bertransportasi melalui udara. “Keamanan merupakan hal yang mutlak dilakukan bersamaan dengan keselamatan penerbangan. Untuk itu saya instruksikan pada semua stakeholder penerbangan seperti pengelola bandara, maskapai, airnav, groundhandling, regulated agent, kantor otoritas bandar udara dan lainnya untuk meningkatkan kewaspadaan dan rrsponsif terhadap laporan yang mencurigakan,” ujar Polana.

    Tidak hanya pada pengelola, Polana juga berpesan kepada semua personil penerbangan untuk meningkatkan kewaspadaan keamanan. “Selain itu, saya instruksikan juga untuk meningkatkan kerjasama dengan aparat keamanan yang terkait seperti Polri, TNI dan dari Pemerintah Daerah setempat sehingga keamanan, keselamatan dan kenyamanan penumpang tetap terjamin,” lanjut Polana lagi. Terhadap *pengelola bandar udara*, Polana menginstruksikan untuk:

    1. Konsisten dalam melakulan pemeriksaan keamanan terhadap penumpang, orang dan barang bawaannya di security check point (SCP),  bagasi tercatat dan access point;

    2. Meningkatkan frekuensi patroli keamanan di land side maupun air side;

    3. Memeriksa peralatan kerja yang dibawa oleh karyawan menuju daerah keamanan terbatas (DKT) dan memastikan peralatan tersebut dibawa kembali pada saat keluar.

    4. Menempatkan personil avsec di setiap access point, atau menutup access tersebut apabila tidak digunakan.

    5. Responsif terhadap setiap laporan yang mencurigakan dan segera berkoordinasi dengan pihak aparat keamanan, terkait laporan kondisi keamanan di daerah operasional masing-masing bandara.

    6. Melaksanakan sistem keamanan berdasarkan standar prosedur operasi (SOP) yang sudah ditetapkan.

    Kepada maskapai dan personil penerbangan, Polana menginstruksikan untuk:

    1. Memastikan prosedur profilling check di konter check in dilaksanakan secara konsisten;

    2. Memastikan prosedur pencocokan boarding pass dan identitas diri saat boarding dilakukan konsisten.

    3. Memastikan pelaksanaan rekonsiliasi penumpang dan bagasi dilaksanakan secara konsisten dan sesuai prosedur.

    4. Melakukan pemeriksaan keamanan ulang terhadap bagasi tercatat transfer di bandara transfer apabila belum melakukan validasi/penilaian resiko di bandara tujuan (origin).

    5. Memastikan konsistensi  pelaksanaan pengendalian keamanan terhadap setiap orang yang akan masuk pesawat saat di ground (bandara).

    6. Memastikan dilaksanakan prosedur  pengendalian keamanan terhadap pesawat yang menginap (RON) secara konsisten.

    7. Responsif terhadap setiap laporan yang mencurigakan dan segera berkoordinasi dengan pihak aparat keamanan, terkait laporan kondisi keamanan di daerah operasional masing-masing bandara.

    8. Melaksanakan sistem keamanan berdasarkan standar prosedur operasi  (SOP) yang ditetapkan.

    Kepada para regulated agent, Polana menginstruksikan untuk:

    1. Memastikan acceptance dan melakukan pemeriksaan terhadao dokumen kargo

    2. Memastikan operator X-ray memegang PTI (pemberitahuan tentang isi) saat melakukan pemeriksaan dengan X-ray secara konsisten

    3. Memastikan rotasi operator X-ray sesuai ketentuan

    4. Memastikan dilakukan pemeriksaan random 10% dengan explosive trace detextion (ETD) secara konsisten

    5. Memastikan dilaksanakan pengendalian akses masuk orang dan kendaraan ke daerah aman secara konsisten

    6. Memastikan dilakukan test fasilitas keamanan penerbangan (faskampen) setiap pergantian shift sesuai prosedur

    7. Memastikan barang-barang kargo yg telah diperiksa telah diberi label security check sesuai prosedur

    8. Memastikan terlaksananya pengendalian keamanan terhadap kargo yang dikirim menuju bandara (seal dan kunci kendaraan) secara konsisten

    9. Memastikan proses serah terima kargo di bandara telah dilakukan sesuai prosedur

    10. Responsif terhadap setiap laporan yang mencurigakan dan segera berkoordinasi dengan pihak aparat keamanan, terkait laporan kondisi keamanan

    11. Melaksanakan sistem keamanan berdasarkan standar prosedur operasi (SOP) yang sudah ditetapkan.

    Sedangkan pada para Team Leader dan Squad Leader di bandara, Polana menginstruksikan untuk meningkatkan keamanan dan kewaspadaan dengan cara:

    1. Meningkatkan frekwensi patroli di airside dan landside.

    2. Meningkatkan Walking Patrol di terminal domestik dan internasional.

    3. Meningkatkan pemantuan CCTV pada titik – titik rawan baik di terminal, lobby terminal, airside, landside dan perimeter.

    4. Meningkatkan pemeriksaan orang, barang dan kendaraan yang akan masuk daerah keamanan terbatas (DKT) Airside. Meningkatkan pemeriksaan ID Card bagi pegawai.

    5. Meningkatkan pemeriksaan tiket terhadap penumpang yang akan masuk check in.

    6. Melakukan pemeriksaan barang bawaan di pre – screening dan pemeriksaan random orang di pre – screening.

    7. Meningkatkan pemeriksaan identitas (ID) penumpang di security check point (SCP) 2 dan pemeriksaan random baik orang maupun barang dari kondisi normal keancaman meningkat.

    8. Team Leader Landside dan Team Quick Respon meningkatkan frekwensi patroli di landside bersama team gabungan TNI AU, Polsek Bandara, dan K-9.

    9. Team Leader Airside agar meningkatkan frekwensi patroli di Airside bersama TNI AU yang sudah bekerjasama  dengan pengelola bandara.

    10. Peka dan tanggap terhadap barang tertinggal dan orang – orang yang mencurigakan baik di airside, perimeter, dan landside serta lobby terminal.

    11. Segera melaporkan secara berjenjang apabila ditemukan indikasi yang membahayakan keamanan bandara dan keamanan penerbangan. “Terakhir, mari kita berdoa bersama-sama, semoga Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT merestui semua perbuatan mulia kita dalam melindungi aktivitas penerbangan nasional yang selamat, aman dan nyaman untuk masyarakat Indonesia,” pungkas Polana.

  • Presiden Jokowi: Idulfitri Momen untuk Mempererat Persatuan dan Persaudaraan Bangsa

    Presiden Jokowi: Idulfitri Momen untuk Mempererat Persatuan dan Persaudaraan Bangsa

    JAKARTA, WARTANASRANI.COM – Presiden Joko Widodo menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idulfitri bagi seluruh rakyat Indonesia yang merayakan. Dengan berlatar suasana mudik menjelang hari raya, Presiden juga menyampaikan harapannya agar Idulfitri 1440 H ini dapat menjadi ajang untuk mempererat kembali semangat persatuan dan persaudaraan bangsa baik di dalam keluarga maupun antarmasyarakat.

    “Selamat Idulfitri 1 Syawal 1440 H, mohon maaf lahir dan batin. Mari kita jadikan Idulfitri ini sebagai ajang untuk mempererat kembali persatuan dan persaudaraan kita sebagai sebuah bangsa,” ujarnya.

    Momentum perayaan Idulfitri kali ini juga diharapkan menjadi sebuah awal untuk berdiri bersama sebagai sebuah bangsa dan membangun bangsa ini ke depannya agar menjadi lebih baik.

    “Dengan hati yang fitri mari kita membangun bangsa Indonesia yang lebih baik, lebih maju, dan lebih makmur,” kata Presiden.

    Selain itu, Kepala Negara juga menyampaikan pesan bagi para pemudik yang hendak merayakan Idulfitri di kampung halaman masing-masing. Ia turut mendoakan keselamatan dan kenyamanan bagi para pemudik selama di perjalanan.

    “Saya mengucapkan selamat jalan bagi seluruh pemudik. Semoga selamat sampai tujuan dan selamat menikmati waktu bersilaturahmi dengan seluruh keluarga dan handai tolan,” tuturnya.

  • Pdt. Gomar Gultom: Bila Keberatan, Kumpulkan Bukti-bukti dan Ajukan ke MK

    Pdt. Gomar Gultom: Bila Keberatan, Kumpulkan Bukti-bukti dan Ajukan ke MK

    JAKARTA, WARTANASRANI.COM – Agar tidak menjadi multi tafsir terhadap apa yang disampaikan dan menjadi sikap PGI, atau dapat menimbulkan berbagai asumsi  yang melenceng dari makna yang sebenarnya, PGI merasa perlu meluruskan pernyataan yang disampaikan oleh Sekretaris Umum  PGI Gomar Gultom pada sebuah acara dialog pekan lalu.

    Sekretaris Umum PGI Pdt. Gomar Gultom dalam keterangannya, menegaskan bahwa jika ada pihak-pihak yang keberatan dengan hasil Pemilu 2019, disarankan mengumpulkan bukti-bukti dan mengajukannya ke Mahkamah Konstitusi. Hal ini merupakan sebuah mekanisme yang dapat ditempuh sesuai dengan perundang-undangan yang ada.

    “Walaupun sebenarnya hal ini masih terlalu dini untuk dipersoalkan, sebab pengumuman dari KPU baru akan dilakukan pada tanggal 22 Mei nanti,” tandas Pdt. Gomar dalam acara dialog yang bertajuk “Merawat Kerukunan Pasca Pemilu 2019” di bilangan Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (2/5). Kegiatan ini diselenggarakan oleh Kantor Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerjasama Antar Agama dan Peradaban, yang mengundang perwakilan seluruh tokoh-tokoh agama.

    Artinya, terkait hasil Pilpres dan Pileg 2019 menjadi sikap PGI untuk menunggu pengumuman resmi KPU dan tidak pernah secara spesifik menyebutkan adanya nilai-nilai kejujuran yang hilang dalam pelaksanaan Pilpres dan Pileg 2019. Kalau ada media yang mengutip kalimat tersebut, “Harusnya ditulis secara utuh karena kalimat tersebut tidak merujuk pada penilaian tentang penyelenggaraan penghitungan suara yang sedang berjalan, tetapi sebagai catatan umum terhadap proses demokrasi yang sedang terjadi di Indonesia.”

    Lanjut Sekum PGI, ada tiga catatan penting dalam pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan yang baru saja berlangsung. Pertama, sebagai bangsa Indonesia kita telah sepakat menempuh demokrasi sebagai kendaraan sebagai jalan bagi kita menuju cita-cita kemerdekaan Indonesia. Memang demokrasi belum merupakan sebuah kendaraan atau jembatan yang utuh tetapi bagaimanapun dari berbagai studi melihat bahwa demokrasilah yang paling dekat dengan nilai-nilai kemanusiaan, nilai kebenaran, nilai kejujuran, dalam kerangka menata kehidupan bersama, dan didalamnya ada kepastian-kepastian, ada mekanisme terukur yang bisa dilihat oleh semua dan dinikmati oleh semua.

    Kedua, kita semua menginginkan kebenaran berpihak kepada kita. “Tetapi problem yang besar adalah apakah kita mau berpihak kepada kebenaran, dan ini adalah menjadi problem kita dalam post truth yang sekarang, dimana propaganda-propaganda masif dilakukan membungkus kebohongan seolah-olah itulah kebenaran. Saya kira ini sudah dipraktekkan di zaman Nazi, dan itu kita pakai lagi tidak hanya di Indonesia tetapi itu menjadi gejala mondial sekarang ini, dengan adanya hoaks dan sebagainya,” jelasnya.

    Ditegaskannya, peran media sangat penting, tetapi kalau kita menelan mentah-mentah informasi yang ada sekarang ini, apa jadinya bangsa ini. Disinilah pentingnya media yang berspektif perdamaian dan mengedepankan kesejukan.

    Ketiga, peran tokoh-tokoh agama sangat diperlukan untuk mengajak umat menggeluti esensi beragama, bukan agama sebagai simbol dan ritual, tetapi esensi beragama itu sendiri dalam kerangka menawarkan damai, kemanusiaan, dan kesetaraan. (*)

  • Pdt. Manuel Raintung : Paskah Sebagai Perayaan Kemenangan Yang Pasti, Jadi Momentum Gereja Untuk Bersatu

    Pdt. Manuel Raintung : Paskah Sebagai Perayaan Kemenangan Yang Pasti, Jadi Momentum Gereja Untuk Bersatu

    JAKARTA, WARTANASRANI.COM – Paskah adalah perayaan kemenangan yang pasti menjadi pesan penting Ketua PGIW DKI Jakarta, Pdt. Manuel E. Raintung, M.Th., MM., dalam Ibadah Perayaan Paskah Persekutuan Gereja-Gereja di Indonesia Wilayah DKI Jakarta yang berlangsung di Gereja Isa Almasih (GIA) Jemaat Rajawali, Kemayoran, Jakarta, Senin (6/5/2019).

    whatsapp_image_2019-05-06_at_18.45.55_1

    Suasana Ibadah Paskah PGIW DKI Jakarta

    “Jangan ragu merayakan paskah, karena kita merayakan kemenangan yang pasti. Paskah adalah perayaan kemenangan yang pasti!”, tegas Pdt. Raintung dalam sambutannya di Paskah yang mengambil tema, “Kuasa KebangkitanNya Menjadikan Kita Hamba Kebenaran”.

    Raintung juga mengingatkan tentang sulitnya gereja-gereja bersatu sesuai piagam saling mengakui dan saling menerima dalam Dokumen Keesaan Gereja PGI. Namun iapun berharap, Ibadah Perayaan Paskah tahun ini menjadi momentum gereja-gereja untuk bersatu.

    “Bergerak bersaksi terlalu mudah, tapi bersatu sangatlah sulit. Keesaan dan kesatuan tidaklah mudah, namun dengan kuasa kebangkitan-Nya yang berlandaskan kasih, kita dapat bersatu,” pungkasnya.

    Terkait keanggotaan PGIW DKI Jakarta yang telah mencapai 66 anggota sinode gereja, Pdt. Raintung dengan penuh kerendahan mengungkapkan bahwa hal yang terpenting bukanlah besarnya PGIW DKI Jakarta, tetapi kuasa Tuhan yang mempersatukan gereja-gereja.

    “PGIW DKI Jakarta saat ini sudah beranggotakan 66 gereja anggota. Terakhir kami menerima pendaftaran keanggotaan Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST) dan Gereja Sidang Jemaat Kristus (GSJK). Namun besarnya PGIW DKI Jakarta bukanlah hal yang penting! Yang terpenting adalah besarnya kuasa Tuhan,” tegasnya.

    Pada bagian akhirnya sambutannya, Ketua PGIW DKI Jakarta ini menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada gembala jemaat Gereja Isa Almasih yang telah menjadi tuan rumah Ibadah Perayaan Paskah. Terima kasih juga disampaikannya kepada gereja-gereja yang telah menugaskan kelompok-kelompok pujian untuk mengisi acara.

    “Kepada Gereja Isa Almasih Jemaat Rajawali, terima kasih untuk semua kesediaan dalam merayakan Paskah bersama PGIW DKI Jakarta. Terima kasih juga kepada gereja-gereja yang telah menugaskan kelompok-kelompok pujiannya mengisi acara Paskah PGIW DKI Jakarta,” ungkap Pdt. Manuel Raintung, M.Th.

    whatsapp_image_2019-05-06_at_20.21.17_1

    Foto bersama selesai Ibadah Paskah PGIW DKI Jakarta

    whatsapp_image_2019-05-06_at_18.45.53_1

    Pembimas Kristen DKI Jakarta, Lisa Mulyati, S.Sos., M.Si saat memberi sambutan di Ibadah Paskah PGIW DKI Jakarta

    Sementara itu, Pembimas Kristen DKI Jakarta, Lisa Mulyati, S.Sos., M.Si., menyampaikan harapannya agar PGIW dapat menjadi teladan bagi lembaga dan aras gereja untuk bersatu, menjaga kedamaian dan persatuan di DKI Jakarta.

    “Saya mengajak kita semua bagaimana kita mengisi kemenangan yang sudah Tuhan Yesus lakukan untuk menebus dosa-dosa kita. Harapan saya sebagai Pembimas Kristen yang berkewajiban untuk menjadi sahabat semua lembaga aras di DKI Jakarta adalah PGIW harus menjadi teladan, harus bisa mengajak lembaga atau aras-aras yang lain, bagaimana kita bisa bersama-sama bersatu, duduk bersama untuk menjaga kedamaian dan persatuan di DKI Jakarta,” ungkapnya.

    “Kita harus meniru dan meneladani Kristus yang telah mati menebus dosa-dosa kita. Untuk itu marilah kita menjaga bagaimana kita menjadi garam dan terang dan menebarkan damai sejahtera. Doakan negara dan bangsa kita setelah melakukan pesta demokrasi. Doakan agar bangsa kita tetap aman dan damai,” ungkapnya lagi. (*)

  • Pdt. Pariadji Sampaikan Refleksi Di Ibadah Paskah Nusantara Pewarna Indonesia dan Ormas Kristiani

    Pdt. Pariadji Sampaikan Refleksi Di Ibadah Paskah Nusantara Pewarna Indonesia dan Ormas Kristiani

    JAKARTA, WARTANASRANI.COM – Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (Pewarna) bekerja sama Sinode Gereja Tiberias Indonesia (GTI) dan ormas-ormas Kristiani seperti MUKI (Majelis Umat Kristen Indonesia), API (Asosiasi Pendeta Indonesia), Vox Point Institute, GMDM (Garda Mencegah Daripada Mengobati), GAMKI (Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia), LPN (Lembaga Penginjilan Nusantara), PMKIT (Persatuan Masyarakat Kristen Indonesia Timur), Bamagnas (Badan Musyawarah Antar Gereja Nasional) menggelar Ibadah Paskah Nusantara 2019 di Prosperity Tower SCBD District 8, Jakarta Selatan pada Jumat kemarin (26/04/2019).
    Perayaan Paskah Nusantara 2019 yang mengambil tema, “Bangkitlah dan Bersoraklah” diisi dengan beragam seni, budaya dan lagu, diantaranya; Budayawan Padmono SK yang menggelar wayang sabda serta duo maestro Eni Agustien dan Anes Guo memainkan alat musik petik tradisional China Guzheng dan Zhong Ruan.
    Tak ketinggalan pesona penampilan Clara Panggabean, Samuel Tobing, Paduan Suara STT IKAT dan juga grup vokal GMDM. Acara ditutup dengan tari asli suku Batak Toba yaitu tari Tor-Tor oleh MUKI dan GPIB Horeb, Jakarta Timur.  Adapun tim musik dan pujian, didukung penuh oleh Gereja Tiberias Indonesia.
    Refleksi Paskah dibawakan oleh Pdt. Dr. Yesaya Pariadji yang mengambil khotbah dari kitab Yohanes. Pendiri dan Gembala Sidang GTI ini mengingatkan bahwa di Surga ada kitab kehidupan. Karena itu setiap orang nanti harus bertanggung jawab dalam penghakiman kelak.
    “Setiap orang dari kita kelak harus mempertanggungjawabkan perbuatan yang kita lakukan pada saat penghakiman, semuanya sudah dicatat kitab kehidupan,” terangnya.
    Pdt. Dr. Yesaya Pariadji didampingi oleh isterinya Pdt. Darniaty Pariadji memiliki salah satu ciri khas dalam pelayanannya adalah Kesembuhan Ilahi melalui Perjamuan Kudus dan Minyak Urapan. Meski berasal dari latar belakang bukan orang percaya, penerima beasiswa di dalam dan luar negeri, dalam karier pernah bekerja di Istana dan menjadi chairman bank serta beberapa perusahaan internasional. Tetapi dalam perjalanan kehidupannya Pdt. Yesaya Pariadji telah mengalami kasih karunia TUHAN secara pribadi.
    “Tuhan memberi nazar kepada saya untuk melakukan perjamuan kudus dan menyelenggarakan minyak urapan. Carilah makanan yang membawakan hidup kekal,” pesannya sembari mengingatkan agar menjaga ucapan di hadapan Tuhan.
    Sementara itu, Ketua Pewarna Indonesia Yusuf Mujiono menyatakan acara Paskah Nusantara 2019 ini adalah bagian dari upaya kami bersama ormas-ormas Kristen menyelaraskan semangat kesatuan gereja, aras  dan ormas kristiani.
    “Internal kekristenan masih banyak yang harus dibenahi, antara lain suka saling curiga. Kami Pewarna bersama ormas-ormas lain seperti MUKI, GMDM, API, Voxpoint, bamagnas, akan terus menggelorakan semangat kesatuan dan kebersamaan ini. Marilah berkarya untuk bangsa ini, bukan saling menjatuhkan atau menjelekkan satu dengan lainnya. Keangkuhan akan menjatuhkan kita, mari kita bersinergi dan melihat perbedaan itu dengan positif”, terangnya.
    Yusuf Mujiono selaku pengangung jawab Paskah Nusantara 2019 juga menyampaikan bahwa kami (MUKI, GMDM, API, Voxpoint, Bamagnas, Pewarna) membuka diri bekerja sama dengan siapa saja yang memiliki komitmen bersama ini.
    “Kami tak terpengaruh oleh mereka yang tidak sepaham, biarlah apapun yang kami lakukan hanya bagi kemuliaan nama Tuhan Yesus Kristus. Makna kebangkitan Kristus bukan untuk segelintir manusia, tapi untuk semua yang mengasihiNya. Sebagai penutup, terima kasih kami kepada seluruh ormas pendukung dan juga kepada Pdt. Gideon Simanjuntak dari Gereja Tiberias Indonesia.” ungkapnya. (*)