Category: Liputan

  • Dr. H. Ahmad Basarah, M.H., Sambut Baik Dan Dukung Rencana Napak Tilas Rasul Jawa Yang Digagas Pewarna Indonesia

    Dr. H. Ahmad Basarah, M.H., Sambut Baik Dan Dukung Rencana Napak Tilas Rasul Jawa Yang Digagas Pewarna Indonesia

    JAKARTA, WARTANASRANI.COM – Pengurus Pusat dan Daerah Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (Pewarna) jumat, (21/01) menemui  DR. H. Ahmad Basarah, M.H selaku wakil ketua MPR RI periode 2019-2024 di gedung Nusantara III DPR/MPR RI, Jl.Jenderal Gatot Subroto, Senayan, Jakarta Pusat.

    Selain memberikan Apresiasi Penghargaan atas konsistensi Ahmad Basarah dalam menjaga dan mengawal 4 pilar kebangsaan, dalam pertemuan yang berlangsung kurang lebih dua jam tersebut disampaikan secara langsung oleh Ketua Umum Pewarna Indonesia rencana program yang ingin dilaksanakan oleh Pewarna ditahun 2022. Salah satu kegiatan yang akan dilaksanakan tepatnya mjnggu ke empat di bulan Maret –  minggu pertama April yaitu membangkitkan semangat “Kristen Nusantara” melalui Perjalanan bertajuk Napak Tilas “Rasul Jawa” selama lebih kurang 10 hari. Napak Tilas ini dalam rangka penggalian bukti-bukti sejarah masuknya Kristen di Indonesia khususnya di tanah Jawa. Ada 3 Tilas yang dikunjungi yaitu Tilas pertama Jepara , kedua Mojowarno, Jombang, dan ketiga Karangjoso, Purworejo.

    Salah satu tokoh penginjil nusantara adalah “rasul Sadrach” atau lebih dikenal dengan nama “kiai” Sadrach.

    Asiong Munthe mengatakan dari literasi yang ada “Kiai” Sadrach adalah salah seorang yang menjadi penyebar agama Kristen di tanah Jawa. Ia dilahirkan sekitar tahun 1835, di daerah Karesidenan Jepara. Ia dikenal sebagai salah satu tokoh Kristen yang sangat berpengaruh karena penginjilannya di tanah Jawa. Dalam pengajarannya, Sadrach menggunakan metode simbol. Salah satu simbol yang digunakan adalah sapu. Melalui simbol sapu tersebut, dia mengajarkan kepada jemaat untuk bersatu dan kuat, terikat satu sama lain dan tertanam pada pribadi Tuhan yang berinkarnasi melalui Yesus Kristus. Pengajaran dengan simbol ini adalah salah satu aspek penting dalam kebudayaan Jawa sehingga sebuah pengajaran dapat diterima dan dimengerti dengan baik.

    “Oleh karena itu,  Pewarna melaksanakan kegiatan tersebut sebagai dukungan kepada Pemerintah untuk menyadarkan keIndonesian,  bahwa menjadi Kristen tidak harus menjadi Yahudi atau Eropa.
    Dengan kegiatan ini,  pewarna turut serta untuk mendukung pemberantasan radikalisme berbasis agama yang terus terlihat di Negara Kesatuan Republik Indonesia ini jelasnya mengutip pidato Bung Karno.

    Pewarna menyadari bahwa radikalisme bukan hanya terjadi dalam kepercayaan tertentu, tetapi di dalam Kekristenan sendiri ada paham-paham yang tidak sesuai dengan semangat ke-Indonesiaan.

    Pewarna akan melakukan penggalian melalui bukti-bukti sejarah yang dapat menginspirasi dan mencerahkan umat Kristiani pada khususnya bahwa untuk menjadi orang Kristen tidak harus sama seperti Yahudi atau Negara-negara Eropa lainnya. Orang Kristen di Indonesia harus menjadi Kristen tetap menjaga dan melestarikan budaya lokal yang telah menjadi ciri khas bagi bangsa Indonesia.

    Kefas Hervin Devananda ketua PD Jabar juga menegaskan bahwa seperti yang dilakukan oleh “rasul’ Sadrach dalam menyebarluaskan Kekristenan di Indonesia dengan tetap berpegang pada budaya lokal yang telah menjadi kebanggaan terbesar bagi Indonesia.
    Lebih lanjut Kefas paparkan sebagaimana pesan Bung Karno dalam pidatonya “kalau jadi Hindu, jangan jadi orang India, Kalau jadi Islam, jangan jadi orang Arab, kalau jadi Kristen, jangan jadi orang Yahudi. Tetaplah jadi orang Indonesia dengan adat budaya Nusantara yang kaya raya ini”.

    Pesan Bung Karno inilah yang ingin dipertegas kembali oleh Pewarna agar tetap menjadi “Kristen Nusantara” yang harus menjunjung tinggi budaya dan semangat kebangsaan.

    Mendengar hal tersebut, Ahmad Basarah menyambut dengan baik ide yang dipikirkan oleh Pewarna dan bersemangat untuk mendukung kegiatan tersebut agar benar-benar diwujudkan. Karena menurutnya, selama ini belum pernah ada dari kalangan Kristen yang memikirkan hal demikian.

    Lebih lanjut Basarah  juga menyatakan akan memfasilitasi kegiatan tersebut dan akan menyampaikannya kepada Ketua Umum PBNU, Ketua Umum Muhammadiyah dan kepada organisasi atau tokoh-tokoh terkait lainnya.

    Mantan Sekjen Presidium GMNI juga menegaskan bahwa semangat tersebut tidak hanya untuk Kekristenan, tetapi ini adalah semangat juang untuk seluruh anak bangsa yang harus diperjuangkan. Oleh karena itu, hal demikian perlu untuk disampaikan kepada organisasi-organisasi di luar dari organisasi Kristen yang terus berjuang untuk menjunjung tinggi nilai-nilai budaya di Negara Kesatuan Republik Indonesia. (A. L. Malo)

  • Didukung Yayasan Anugerah Amal Kasih dan GBI Tamas Harapan Indah, Ibadah KKR Yayasan Pelangi Kasih Tunanetra Berjalan Sukses

    Didukung Yayasan Anugerah Amal Kasih dan GBI Tamas Harapan Indah, Ibadah KKR Yayasan Pelangi Kasih Tunanetra Berjalan Sukses

    KOTA BEKASI, WARTANASRANI.COM – Didukung GBI Taman Aster dan Yayasan Anugerah Amal Kasih (A2K), Yayasan Pelangi Kasih Tunanetra menggelar Ibadah perdana tahun 2022, hari ini, Sabtu (15/01/2022), di GBI Taman Aster Bulevar Hijau, Kota Harapan Indah, Kota Bekasi. Ibadah yang berlangsung penuh sukacita ini, menjadi ibadah perdana yang dilaksanakan secara onsite (tatap muka langsung) oleh Yayasan Pelangi Kasih Tunanetra dengan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat.

    Dewan Pembina, Pdt. Efraim saat menyampaikan khotbah dalam Ibadah KKR Yayasan Pelangi Kasih

    Menurut Ketua Dewan Pengawas, Pdt. Dr. Paul F. Gulo, M.Th., selama ini pertemuan pengurus dan anggota Yayasan Pelangi Kasih Tunanetra dilaksanakan secara online dikarenakan pandemi. Oleh karena itu, dengan ibadah tatap muka ini, semua merasa Bahagia dan bersyukur bisa saling menyapa dan berbagi cerita bagaimana menjalani kehidupan di tengah-tengah pandemi Covid.19.

    “Rasa syukur dan bahagia terpancar dari wajah seluruh pengurus dan anggota karena bisa kembali beribadah secara onsite”, ungkap Gembala GBI Taman Aster ini.

    “Kami bersyukur karena Tuhan Yesus baik. Setelah sekian lama beribadah secara online, hari ini, bertepatan dengan HUT GBI Taman Aster ke 17 tahun dan didukung oleh Anugerah Amal kasih (A2K), pengurus dan anggota Yayasan Pelangi Kasih Tunanetra bisa beribadah dan saling menyapa, saling berbagi cerita bagaimana pertolongan, perlindungan dan berkat Tuhan yang mereka alami dalam menjalani kehidupan di tengah-tengah pandemi Covid-19”, ungkap Gembala GBI Taman Aster ini lagi.

    Lebih lanjut, Pdt. Dr. Paul F. Gulo, M.Th menyampaikan terima kasih dan berharap kerjasama yang selama ini terjalin antara Yayasan Pelangi Kasih Tunanetra, Anugerah Amal Kasih dan GBI Taman Aster Harapan Indah terus berlanjut untuk kemuliaan Tuhan.

    “Saya berharap, kerjasama yang terjalin antara Yayasan Pelangi Kasih, Anugerah Amal kasih dan GBI Taman Aster akan terus berlanjut. Karena gereja, persekutuan dan Yayasan-yayasan pelayanan Kristen memang harus bersatu dalam menuntaskan amanat agung Tuhan Yesus”, terang Dosen STT Bethesda ini.

    “Bagi anggota Yayasan Pelangi Kasih tunanetra, tetap semangat karena tahun ini adalah tahun Kesehatan rohani dan pasti akan terjadi mujizat bagi setiap orang percaya. Kesembuhan secara jasmani dan rohani pasti akan terjadi, karena Tuhan Yesus selalu bersama dengan kita. Mari kita tetap bertahan dan sabar meskipun pandemi masih belum berakhir. Sekali lagi saya mengajak semuanya untuk tetap setia kepada Tuhan dalam segala hal, dan pasti Tuhan selalu menyertai kita”, terangnya lagi.

    Sementara itu dalam Ibadah KKR, Pdt. Efraim dalam khotbahnya mengingatkan semua yang hadir untuk tetap bertahan sekalipun menghadapi situasi dan kondisi yang sulit di akhir zaman ini. Bertolak dari Injil Matius 24:13, Pembina Yayasan Pelangi Kasih Tunanetra ini mengungkapkan bahwa orang percaya harus bertahan dalam iman, bertahan dalam kasih dan bertahan dalam kesetiaan.

    “Pertama, kita harus bertahan dalam iman, dan orang yang bertahan dalam iman harus memiliki bukti yaitu ketaatannya pada firman Tuhan. Kedua, kita harus bertahan dalam kasih. Orang yang bertahan dalam kasih akan memiliki sikap untuk mengampuni sekalipun disakiti. Ketiga, kita harus bertahan dalam kesetiaan. Tetap mengiring Yesus sampai selama-lamanya”, tegas Pdt. Efraim.

    Adapun Ketua Yayasan Pelangi Kasih Tunanetra, dalam sambutannya yang diawali dengan yel-yel Yayasan Pelangi Kasih, Arwin Daniel Pandaleke, S.Th., mengungkapkan rasa syukur dan berterima kasih atas terselenggaranya Ibadah perdana di tahun 2022.

    “Bersyukur kepada Tuhan, kita bisa bersama-sama diawal tahun 2022 ini untuk beribadah secara tatap muka langsung. Pertemuan ini pasti mengobati rasa rindu kita semua”, tuturnya disambut tepuk tangan semua yang hadir.

    “Terima kasih kepada bapak/ibu/saudara-saudara semua yang sudah hadir dalam ibadah perdana hari ini. Terima kasih kepada Pak Paul buat tempatnya, waktunya dan perhatiannya terhadap kami Pelangi kasih. Selamat ulang tahun juga buat GBI Taman Aster yang ke 17 tahun, Tuhan Yesus memberkati pelayanan Bapak, Keluarga, dan pelayanan di GBI Taman Aster”, tuturnya lagi.

    Dalam sambutan Ketua Dewan Pembina, Pdt. Hanny Ratu, selain menyampaikan rasa syukur dan terima kasih, ia mengingatkan Kembali seluruh anggota Yayasan Pelangi Kasih untuk tetap bertahan dan bersatu.

    “Kita tidak akan luput dari persoalan-persoalan dunia, tapi kita harus bertahan sesuai khotbah tadi. Marilah kita mau bertahan, kita mau bersatu, karena bila bertahan sendiri, kita tidak kuat. Itu sebabnya ada wadah seperti ini (Yayasan Pelangi Kasih, kita mau bersama-sama dan saya percaya kalau kita bersama-sama kita akan kuat bertahan”, tegasnya.

    Dalam rangkaian acara ini, tampak hadir pengurus WBI Korwil Barat dan Mahasiswa STT Bethesda Bekasi yang membantu melayani dan mendukung suksesnya acara ini. Ramah tamah, penyerahan sembako dan diakonia menjadi bagian akhir dari acara Ibadah perdana Yayasan Pelangi Kasih Tunanetra di awal tahun 2022. (RSO)

    Foto saat pembagian paket sembako dan Ulang Tahun GBI Tamas ke 17

  • BPD Bekasi GBI Gelar Fellowship, Penguatan Organisasi dan Pelantikan Panitia SMD III Khusus Gembala

    BPD Bekasi GBI Gelar Fellowship, Penguatan Organisasi dan Pelantikan Panitia SMD III Khusus Gembala

    KOTA BEKASI, WARTANASRANI.COM –  Sebagai bentuk rasa syukur atas anugerah dan penyertaan Tuhan dalam pelayanan di tahun 2021, Badan Pengurus Daerah Bekasi Gereja Bethel Indonesia menggelar acara Fellowship dan Penguatan Organisasi di GBI BTC City CGV, Bekasi Timur, Kota Bekasi, tempat penggembalaan Pdm. Yulius Indro Adi, Hari ini, Jumat (07/01/2022).

    Ketua BPD Bekasi GBI, Pdt. Sahala Nainggolan, M.Th saat menyampaikan Renungan Singkat

    “Acara ini tidak sekedar fellowship biasa, tetapi ada acara penting lainnya, yaitu penguatan organisasi yang akan disampaikan oleh Ketua BPD Bekasi GBI, Pdt. Sahala Nainggolan, M.Th untuk mempersiapkan diri menghadapi Rakerda 3 dan SMD khusus gembala tahun 2022”, tutur Sekretaris BPD Bekasi GBI, Pdt. Stefanus Karsten, S.Th saat membacakan agenda kegiatan diawal acara.

    Hal yang sama ditegaskan Ketua BPD Bekasi GBI, Pdt. Sahala Nainggolan, M.Th sebelum menyampaikan khotbah singkatnya. Menurutnya, penguatan organisasi menjadi acara penting dalam fellowship yang diselenggarakan BPD Bekasi GBI.

    “Ada hal yang penting yang akan kita kerjakan hari ini, yaitu tentang penguatan organisasi, supaya  organisasi kita semakin kuat, semakin solid antar pengurus Perwil 1 sampai 7 , seluruh staf BPD juga semakin  kuat”, ungkapnya.

    Sementara itu, dalam khotbah singkatnya, Pdt. Sahala Nainggolan, M.Th., mengingatkan seluruh staf BPD dan Pengurus Perwil 1-7 yang hadir untuk tidak iri pada keberhasilan orang, seperti apa yang dilakukan oleh Raja Saul kepada Daud.

    “Saul adalah tipe orang yang jiwanya sakit. Dia gak suka melihat orang berhasil. Dia gak suka lihat orang lain lebih dari pada dia. Saya berharap, spirit seperti ini dijauhkan Tuhan kiranya dari diri kita! Tuhan mau pakai kita sesuai kapasitas kita masing-masing. Tuhan mau pakai kita sesuai dengan panggilan  kita masing-masing. Mungkin saat ini, Tuhan percayakan kita sebagai staf BPD, next nya mungkin tidak, karena ada generasi yang baru yang akan muncul. Generasi milenial yang akan memimpin”, tegas Ketua BPD Bekasi GBI.

    “Saya berharap, spirit seperti Saul ini tidak ada dalam diri kita. Dia memulai dengan baik dari roh, tapi dia mengakhirinya dengan daging”, tegas Ketua BPD Bekasi GBI ini lagi.

    Sebelum acara penguatan organisasi, Ketua BPD Bekasi  GBI melantik Panitia Sidang Majelis Daerah III Badan Pekerja Daerah Bekasi Gereja Bethel Indonesia dengan susunan sebagai berikut:

    PENANGGUNG JAWAB : BPD Bekasi GBI; PENASEHAT : Pdt. M.S. Tamba, S.Th., S.Pd., Pdt. Sahala Nainggolan, M.Th; KETUA : Pdt. Danang Andrianto, S.Th; WAKIL KETUA : Pdm. Nurtjahja; SEKRETARIS : Pdt. Stefanus Karsten, M.Th; BENDAHARA : Pdm. Antonius Toni; BIDANG-BIDANG : Kesekretariatan : Pdp. Ribka Saari, S.Th dan Pendaftaran-Name Tag; Peralatan dan Materi Sidang : Pdm. Kristanto Wahyu Irawan, S.Th; Acara dan Ibadah : Pdm. Agus Tantri; Multimedia / Sound System : Pdp. Rinaldi Ananta Keliat, Nefo Tombeng; Dokumentasi / Buku Acara : Pdm. Ronald Stevly Onibala, M.Pd.K., M.Th; Akomodasi / Perlengkapan : Pdm. Rudi Sutanto, S.Th dan Dekorasi; Konsumsi / Hospitality : Pdm. Candra Dewi (WBI); Kesehatan : Pdp. dr. Silaen; Doa / Usher-Kolektan : Pdm.Tonny Hutabarat; Ijin/Parkir / Keamanan : Pdt. Welem Doko, M.Th; Humas/ Publikasi : Pdm. Hangky Mamangge, M.Th.

    Setelah doa pelantikan, dilanjutkan dengan acara penguatan organisasi yang disampaikan langsung oleh Ketua BPD Bekasi GBI. Ada juga sesi tanya jawab dari peserta kepada Ketua BPD Bekasi. Pada bagian akhir acara diisi foto bersama dan ramah tamah. (RSO)

  • PENGURUS RW 10 CAKUNG BARAT SAMPAIKAN TERIMA KASIH ATAS FASILITAS OLAHRAGA YANG DIBANGUN PEMPROV DKI JAKARTA

    PENGURUS RW 10 CAKUNG BARAT SAMPAIKAN TERIMA KASIH ATAS FASILITAS OLAHRAGA YANG DIBANGUN PEMPROV DKI JAKARTA

    JAKARTA, WARTANASRANI.COM – Ketua RW 10 Cakung Barat Patongai Said, sebagai pihak kedua, menerima fasilitas lapangan Olahraga Basket untuk warga RGTC Jatisari Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung dari pihak pertama Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang diwakili oleh Kepala Suku Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Administrasi Jakarta Timur Bapak Suyoto, Hari ini, Kamis (30/12/2021).

    Menurut Suyoto, terpilihnya RGTC sudah melalui proses sebagaimana mestinya dan ia berharap lapangan olahraga basket ini bermanfaat bagi warga, istimewanya bisa melahirkan anak-anak muda yang berprestasi di bidang olahraga.

    “Pada saat ada usulan kami klarifikasi, kami observasi, kami cek lokasi, kami cek ke lapangan apakah layak atau tidak, benar atau tidak, prioritasnya seperti apa, pemanfaatannya seperti apa, kita juga cek asetnya milik siapa? Kebetulan di tipar cakung RW 10 mengajukan perbaikan lapangan melalui asmas tahun 2019 dan alhamdulilah hari ini, di tahun 2021 telah terpenuhi”, terangnya.

    “Mudah-mudahan bermanfaat untuk warga dan aktifitas warga. Minimal tumbuh anak-anak yang kreatif, anak-anak yang berprestasi di bidang olah raga, anak-anak yang bisa menyatukan antar blok, bisa terakomodir kegiatannya. Mudah-mudahan dengan dibangunnya fasilitas olahraga Basket ini, bisa lebih mempererat tali silaturahim antar warga, antar masyarakat yang ada di Rusun Griya Tipar Cakung, tepatnya di RW 10 Kelurahan Cakung Barat, Kecamatan Cakung ini. Dan mari kita jaga, kita pelihara fasilitas ini dengan baik”, terangnya lagi penuh harap.

    Sementara itu, Lurah Cakung Barat yang hadir langsung menyaksikan serah terima Lapangan Terbuka Oleh Kasudin Pemuda dan Olahraga Kota Administrasi Jakarta Timur Kepada Pengurus RW 10 Kelurahan Cakung Barat, menyampaikan terima kasih dan berharap, keberadaan lapangan olahraga ini bisa mempererat tali silaturahmi antar warga di RGTC.

    “Saya mengucapkan terima kasih kepada Kasudin olahraga Jakarta timur  yang mudah-mudahan dengan adanya  lapangan ini, dapat mempererat tali silaturahmi. Pada intinya kan buat interaksi warga. Jadi antar warga per blok per rt bisa bersatu disini, bisa berkomunikasi sehingga terjalin komunikasi yang baik. Komunikasi yang baik kan, akhirnya mempererat akan mempersatukan sehingga tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan”, ungkap Rahmat Arif, S.IP.

    “Mungkin harapan kita semua Jakarta aman sehat sesuai pesan Pak Gubernur, dengan  motto,  ‘Maju kotanya, Bahagia warganya’. Nah, itulah harapan dari kami, mudah-mudahan dengan penyerahan ini warga masyarakat bisa memelihara, sehingga dapat digunakan siapapun, karena pemeliharaannya secara rutin”, ungkap Rahmat Arif lagi.

    Adapun Ketua RW 10 sebagai pihak kedua yang mewakili warga menerima Lapangan Terbuka Oleh Kasudin Pemuda dan Olahraga Kota Administrasi Jakarta Timur, menyampaikan harapan lahirnya bibit-bibit atlit nasional dari anak-anak muda RGTC.

    “Dengan adanya lapangan ini saya berharap, anak-anak muda yang ada kegiatan-kegiatan sore disini dapat bermain basket dan mudah-mudahan ada bibit-bibit atlit nasional dari sini”, harap Patongai Said.

    Hal yang sama disampaikan Ibu Joice Ester Raranta, M.Th., Bendahara RW 10. Menurut kandidat Doktor ini, bukan hal yang tak mungkin, kehadiran lapangan olahraga yang baik di RGTC bisa melahirkan atlit-atlit nasional.

    “Seperti apa yang sudah dikatakan pak RW tadi, harapan akan ada bibit-bibit atlit nasional dari warga rusun bukanlah hal yang mustahil. Bila fasilitas ini dimanfaatkan dengan baik, difungsikan semaksimal mungkin, tentu bisa melahirkan atlit-atlit yang berprestasi di tingkat nasional dari rusun RGTC”, tutunya.

    “Tentu dalam bidang olahraga dan sebelum pandemi kemarin, kami sudah buktikan bahwa anak-anak yang ada di RGTC ini adalah anak-anak yang berprestasi dalam berbagai jenis olah raga”, tutur ibu yang sangat aktif di berbagai organisasi ini lagi.

    Joice juga menyampaikan rasa syukur dan harapannya, bahwa bantuan pemerintah akan terus berlanjut untuk warga RGTC.

    “Sebagai bendahara RW yang baru, saya bersyukur kepada Tuhan, karena apa yang sudah diperjuangkan warga selama ini pada akhirnya bisa terealisasi. Tentunya kami berharap bahwa bantuan ini, yang sudah diberikan pemerintah lewat dinas olah raga tidak berhenti disini, tetapi apa yang sudah diberikan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh warga RGTC dan tentu juga bukan berarti yang pertama dan terakhir, tetapi berharap kedepannya masih ada bantuan-bantuan yang lain yang bisa dikucurkan oleh pemerintah demi warga RGTC apalagi dalam hal-hal olahraga, pelayanan Kesehatan dan lain sebagainya”, terang Waketum PDRIS ini

    “Saya juga mengapresiasi pengurus RW yang lalu, Bapak Tommy Turangan, SH.,  yang sudah berusaha berjuang memberikan pengajuan sehingga lapangan basket ini dapat direnovasi oleh pemerintah”, terang Joice lagi

    Selain lapangan basket, Bendahara RW ini juga berterima kasih atas beragam fasilitas yang telah diberikan pemerintah untuk warga RGTC.

    “Kami juga bersyukur ada beragam fasilitas yang disediakan untuk warga RGTC diantaranya Busway gratis untuk warga, klinik untuk orang sakit, ada juga ambulance, sarana olaharga yang memadai, terus ada kegiatan-kegiatan ekstrakurikuler untuk anak-anak disini, ataranya; pelatihan komputer dan Bahasa inggris. Ini fasilitas yang ada disini yang diberikan pemerintah untuk warga rusun”, terang Joice penuh syukur.

    Tak ketinggalan, Sekretaris RW 10, Bapak Ronny Rumbayan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas rehab lapangan Basket yang disetujui oleh Pemerintah DKI Jakarta, khususnya Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Administrasi Jakarta Timur.

    “Kami warga rusun di RGTC Tipar Cakung ini bersyukur karena disetujuinya rehab lapangan basket. Memang pengajuannya sudah beberapa tahun lalu, dan ditunggu-tunggu, akhirnya terealisasi. Kami sebagai warga mengucapkan banyak terima kasih kepada pemerintah DKI Jakarta, khususnya dinas pemuda dan olahraga yang ada di Jakarta Timur akan terealisasinya rehab lapangan basket ini”, tuturnya.

    “Kami yakin, kenapa direalisasikannya rehab lapangan basket ini, karna sala satu faktornya adalah ketertarikan warga atas olah raga di rusun RGTC ini yang begitu banyak. Memang minatnya sangat tinggi, bahkan disetiap perayaan-perayaan hari besar khususnya, 17 agustus kita mengadakan lomba dan ketertarikan dari seluruh warga memang sangat serius. Mungkin ini salah satu faktornya”, tuturnya lagi.

    Sekretarsi RW ini juga berharap, pengajuan fasilitas olahraga tenis meja yang diajukan bisa direalisasikan. “Adalagi yang sudah saya ajukan tadi mengenai perbaikan tempat permainan tenis meja, dan sudah di setujui, di acc pak kasudin untuk diajukan proposal”, sebut Ronny Rumbayan penuh harap.

  • Pdt Jason Balompapueng Himbau Umat Kristen di Seluruh Pelosok Taati Prokes dan Menunjukkan Perdamaian di Hari Natal

    Pdt Jason Balompapueng Himbau Umat Kristen di Seluruh Pelosok Taati Prokes dan Menunjukkan Perdamaian di Hari Natal

    JAKARTA, WARTANASRANI.COM – Natal tahun 2021 ini dirayakan dengan suasana agak berbeda lantaran pandemi Covid-19 yang belum usai ditambah dengan adanya beberapa daerah di wilayah Indonesia yang terkena bencana dan keterbatasan lainnya seperti di Papua maupun daerah-daerah lainnya di Indonesia.

    Lalu bagaimana sikap umat dalam menyikapi perayaan Natal tahun ini, Pdt Jason Balompapueng Ketua umum Persekutuan Gereja Pantekosta Indonesia (PGPI), saat dihubungi media Pdt. Jason terlebih dahulu mengucapkan selamat Natal 2021 dan menyongsong tahun baru 2022 kepada seluruh umat Kristiani di seluruh Indonesia. Selanjutnya berbicara perayaan Natal tahun ini masih dalam kondisi ancaman Covid-19, Jason meingingatkan bagi seluruh gereja dan jemaat untuk tetap mengedepankan dan menjaga kesehatan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat saat merayakan Natal.

    “Sebagai umat Kristiani saya mengajak umat untuk tetap melaksanakan perayaan sesuai anjuran pemerintah, tentu dengan mengacu pada peraturan di daerah masing-masing”, tukasnya serius.

    Sebagai ketua umum PGPI Jason menegaskan sesuai tema Natal yang diangkat oleh PGPI bahwa Masa depan itu sungguh ada Amsal 23 ayat 18. Kenapa masa depan itu sungguh ada karena memang Allah itu ada, Dia ada di saat berkumpul dua atau tiga orang menyebut namaNya. Maka diyakini dalam merayakan Natal ini Dia pasti hadir, dengan Dia hadir hati kita berkobar-kobar untuk melayani Tuhan bersama-sama karena itu pesan Allah.

    Saat Tuhan hadir lanjut pendeta yang ramah ini, maka saat jeritan dan tetesan air mata maka Dia kan hadir mendengar seruan minta tolong umat Tuhan, bahkan karena kasihnya Dia selalu hadir dimanapun ketika umatnya dalam kondisi apapun.

    Sedangkan bagi saudara-saudara umat Kristen yang ada di kantong-kantong Kristen seperti di Papua, Pdt Jason mengatakan bagi saudara-saudara yang merayakan Natal di Papua, Allah tetap hadir dan perayaan Natal agar dapat terselenggarakan dengan damai serta penuh dengan suasana keharmonisan. Jikapun masih ada sedikit banyak permasalahan, umat Kristiani dapat berhenti sejenak untuk merasakan kasih Kristus dalam suasana Natal ini. Karena sesuai pesan dan ajaran Tuhan Yesus sendiri untuk tetap senantiasa berdoa dan mengasihi semua orang.

    “Untuk umat Kristen di Papua maupun daerah-daerah lainnya, saya berharap agar pada momen Natal ini untuk selalu menunjukan kasih Tuhan kepada sesama, karena kita ini satu bangsa dan satu saudara di dalam satu negara dan bangsa yaitu Indonesia, sehingga dengan kasih Natal ini, biar semua masyarakat Indonesia tahu bahwa damai sejahtera Natal boleh ada bagi seluruh rakyat Indonesia”, himbau pendeta yang juga menggembalakan di GBI wilayah Jakarta Utara ini.

    Hari Natal ini Allah berserta kita, senang ataupun susah dalam kekurangan dan kelebihan Dia juga ada dalam cita-cita kerinduan keberhasilan dan semua mimpi-mimpi kita. Natal akan membawa hari esok yang lebih baik sebab Allah hadir dan karena Allah juga turut bekerja dalam segala kehidupan untuk mendatangkan segala kebaikan bagi orang yang percaya kepadanya.

    Oleh karenanya atas nama pengurus pusat PGPI mengajak kepada seluruh sinode gereja-gereja di Indonesia dan seluruh umat Kristen Indonesia saat merayakan Natal kali ini, masih ada saudara-saudara kita yang sedang mengalami berbagai bencana seperti banjir dan gunung meletus, Jason yakin karena Allah juga hadir disana di mana terjadi bencana kiranya Tuhan turun tangan meringankan akan kesusahan saudara-saudara kita, apapun agama dan keyakinannya. Kemudian di moment Natal ini, Jason mengajak semua pihak untuk bersama-sama turun untuk membantu meringankan beban saudara-saudara yang dalam kondisi terkena bencana.

    Terakhir, Pdt Jason mengajak seluruh jemaat untuk tetap berdoa agar Tuhan menolong dan mengeluarkan saudara-saudara tersebut dalam kesesakan karena bencana. Dengan Natal tahun ini siapapun juga bisa merasakan pertolongan dari Tuhan. Untuk itu bagi saudara-saudara yang merayakan Natal sebisa mungkin menyisihkan bantuan untuk saudara-saudara yang terdampak bencana.

  • STT BETHESDA GELAR IBADAH NATAL DAN PENUTUPAN PERKULIAHAN SEMESTER GANJIL TA 2021-2022

    STT BETHESDA GELAR IBADAH NATAL DAN PENUTUPAN PERKULIAHAN SEMESTER GANJIL TA 2021-2022

    BEKASI, WARTANASRANI.COM – Mengambil tema, “Kasih Kristus yang Menggerakkan Persaudaraan”, Sekolah Tinggi Teologi Bethesda Bekasi menggelar Ibadah Perayaan Natal 2021 sekaligus Ibadah Penutupan Semester Ganjil yang dihadiri oleh fungsionaris, dosen dan mahasiswa-mahasiswi STT Bethesda Bekasi. Dilaksanakan dengan protokol Kesehatan Covid-19, Ibadah berlangsung sederhana namun khidmat di Gereja Bethany Taman Harapan Baru Bekasi, Sabtu (18/12/2021).

    Ketua STT Bethesda Bekasi, Dr. Orpa Luas, M.Th saat memberikan sambutan dan menutup perkuliahan semester ganjil tahun akademik 20212-2022

    Dalam sambutannya, Ketua STT Bethesda, Dr. Orpa Luas, M.Th menyampaikan syukur atas pertolongan Tuhan sehingga STT Bethesda Bekasi dapat melaksanakan Ibadah Natal dan Penutupan Perkuliahan Semester Ganjil. Ketua STT Bethesda ini juga mengapresiasi kerja Panitia Pelaksana Natal.

    “Hari ini, kita perlu menaikkan syukur yang tak terhingga kepada Tuhan Yesus Kristus, karena kita diperkenankan Tuhan untuk mengadakan Natal sekaligus penutupan perkuliahan Semester Ganjil Tahun Akademik 2021/2022”, ungkapnya.

    “Saya mengucapkan terima kasih kepada Panitia yang sudah bekerja keras untuk suksesnya penyelengaraan Ibadah Natal dan Penutupan Semester tahun ini”, ungkapnya lagi.

    Setelah sambutan dan pembacaan laporan tahunan oleh Waket 1 Bidang Akademik, Ketua STT Bethesda secara resmi menutup Perkuliahan Semester Ganjil tahun akademik 2021/2022.

    “Bapak Ibu fungsionaris, para dosen, mahasiswa-mahasiswi yang saya kasihi, dengan berakhirnya perkuliahan kita di semester ganjil tahun akademik 2021-2022, maka hari ini, saya tutup seluruh rangkaian perkuliahan, di dalam nama Bapa, Anak dan Roh Kudus. Amin!”, sebut Dr. Orpa Luas, M.Th disambut tepuk tangan semua yang hadir.

    Sebelumnya, Wakil Ketua 1 Bidang Akademik Ronald Stevly Onibala, M.Pd.K., M.Th melaporkan berbagai kegiatan yang telah dilakukan STT Bethesda sesuai Kalender Akademik 2021.

    “Seluruh rangkaian kegiatan STT Bethesda Bekasi sesuai Kalender Akademik 2021, dapat berjalan dengan baik, kita percaya, semua ini karena kasih dan pertolongan Tuhan Yesus Kristus untuk Kampus yang kita kasihi STT Bethesda,” tuturnya.

    “Dalam rangkaian proses perkuliahan di semester ganjil, dimulai tanggal 4 Agustus sampai dengan 3 Desember 2021 telah diikuti oleh 99 mahasiswa aktif (semester 1, 3, 5 dan 7) Program S1, baik Prodi Teologi maupun PAK. Adapun jumlah dosen pengampu mata kuliah, 23 dosen, baik dosen tetap maupun tidak tetap, dengan 48 mata kuliah. Semua sudah berjalan dengan baik!”, tuturnya lagi penuh syukur.

    Selain laporan kegiatan akhir tahun, Waket 1 Akademik menyampaikan beberapa pengumuman penting terkait perkuliahan semester genap yang akan dimulai pada tanggal 31 Januari 2022 dan dibentuknya Tim Promosi STT Bethesda tahun 2022 yang diketuai Dr. Jumalintong Sihombing, M.Th.

    Pujian Panitia Natal dan Penutupan Semester STT Bethesda Bekasi

    Sementara itu, dalam khotbah Natal, Pdt. Kalfin Sinain, M.Th mengingatkan pentingnya orang percaya untuk hidup seperti Kristus, sehingga mampu menjabarkan kasih Persaudaraan sesuai tema Natal.

    “Untuk bisa membangun Persaudaraan sesuai tema Natal, maka orang Kristen harus menjadi pelaku firman. Perkataan, tindakan dan perbuatan atau perilaku kita harus seperti Kristus”, tegasnya.

    “Terkadang kita mudah mengatakan, ‘saya anak Tuhan… saya orang Kristen… saya hamba Tuhan’, tapi apakah kita mempraktekkan perilaku, karakter kita sama seperti Kristus atau tidak!”, tegasnya lagi.

    Pada akhirnya, Pdt. Kalfin Sinain menyatakan bahwa cinta kasih Kristus harus menjadi dasar yang menggerakkan persaudaraan.

    “Saya memahami bahwa kalau kita benar-benar mengasihi sesama kita, membangun persaudaraan, itu bukan karena kita mampu, tetapi karena cinta kasih Kristus yang menjadi penggerak utama, yang membuat kita bisa membangun relasi yang baik dengan sesama. Sehingga kita tidak lagi melihat latar belakang suku bangsa dan lain sebagainya”, tegasnya.

    “Kesimpulan saya adalah, perayaan natal 2021 ini mengingatkan kita; pertama, cinta kasih Kristus menggerakkan hati kita untuk saling mengasihi sesama kita dengan mengamalkan kasih persaudaraan; kedua, cinta kasish Kristus yang menggerakkan kita untuk mengasihi sesama kita dengan mengamalkan dan memperkuat kasih persaudaraan dengan sungguh-sunggu; ketiga, cinta kasih Kristus yang menggerakkan kita untuksaling mengasihi dengan segenap hati sebagai bukti persaudaraan. Lakukanlah ketiga hal tersebut!”, tegasnya lagi mengakhiri khotbahnya.

    Penyalaan lilin natal, pujian natal fungsionaris dan dosen, pujian panitia Natal dan foto bersama mewarnai rangkaian Ibadah Natal 2021 dan penutupan semester ganjil  STT Bethesda Bekasi tahun akademik 2021-2022. (RSO)

  • BERBAGAI REKOMENDASI STRATEGIS DIHASILKAN DALAM RAKERNAS PEWARNA 2021

    BERBAGAI REKOMENDASI STRATEGIS DIHASILKAN DALAM RAKERNAS PEWARNA 2021

    DENPASAR, WARTANASRANI.COM – Berbagai rekomendasi strategis dihasilkan dalam Rapat Kerja Nasional Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (Pewarna Indonesia) yang resmi ditutup Ketua Umum Pengurus Pusat Yusuf Mujiono. Rakernas yang dilaksanakan selama tiga hari di BPSDM Prov. Bali, Jl. Hayam Wuruk No.152, Sumerta Kelod, Kec. Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali semakin memantapkan peran Pewarna Indonesia di tengah bangsa.  Rekomendasi strategis terkait program kerja, kelengkapan organisasi dan rekomendasi politik diserahkan pada Pengurus Pusat pada hari, Jumat (26/11/2021).

    Sebelum Rakernas, Pewarna menggelar dua acara khusus yaitu; seminar nasional dengan Universitas Mahendradata serta Penganugerahan Apresiasi Pewarna Indonesia kepada sebelas nominasi kepada figur nasionalis, tokoh  serta lembaga nasrani yang berperan di Republik ini.

    Kemudian dilanjutkan dengan rapat kerja nasional selama dua hari dengan terlebih dahulu memberikaan pembekalan kepada peserta seperti sosialisasi empat pilar oleh Dr. Ahmad Basarah, S.H., M.H., wakil ketua MPR RI, lalu tentang misi melalui pendidikan yang disampaikan Daniel Alexander praktisi pendidikan yang mengajar kepada anak-anak Papua dan Dr. Jimmy Lumintang Rektor STT IKAT. Dan sesi terakhir tentang peran jurnalistik yang disampaikan Agus Sudibyo dari Dewan Pers.

    Barulah hari keduanya Jumat 26 November Rapat kerja nasional dibuka resmi oleh Ketum Persatuan Wartawan Nasrani Indonesia (PEWARNA) Indonesia Yusuf Mujiono didampingi oleh Sekjen Ronald S Onibala.

    Sebelumnya Ketum Yusuf Mujiono memberikan kata pengantar untuk semua peserta Rakernas Pewarna Indonesia tahun 2021 ini. “Pewarna harus terus dibangun dengan mengedepankan iman kepada Tuhan, bergerak dan berkarya tidak dilandaskan uang atau anggaran, namun harus tetap bekerja keras lakukan tugas kita selebihnya biarlah Tuhan yang memberikan hasilnya”, tegasnya di depan 100 an anggota Pewarna yang hadir di areal BPSDM Denpasar Bali

    Tak ketinggalan Yusuf juga meng ucapakan terimakasih kepada semua pihak yangg telah mendukung tiga agenda nasional yang diselenggarakan oleh Pewarna Indonesia, antara lain Seminar Nasional, Anugerah Apresiasi Pewarna Indonesia dan Rakernas Pewarna Indonesia.

    Dikesempatan tersebut Yusuf juga menyampaikan agar semua anggota Pewarna dan Umat Nasrani untuk total mematuhi aturan Pemerintah tentang Protokol Kesehatan, terlebih saat merayakan Natal 2021 dan tahun baru 2022 nanti. Hindari keramaian serta agar tetap waspada agar tidak muncul cluster baru kedepannya nanti.

    Lanjutnya sebagai wartawan terus kabarkan tentang kewaspadaan ini agar umat yang merayakan natal dan tahun baru tetap mematuhi protocol kesehatan

    Setelah itu acara dilanjutkan dengan menunjuk pimpinan sidang Rakernas dan terpilih sebagai pemimpin sidang, Ashiong P Munthe dari ketua Litbang DPP Pewarna Indonesia, Robert Pasaribu PD Banten dan Wonderson dari PD Kalimantan Tengah.
    Dalam Rapat komisi dibagi 3(tiga) pembahasan, antara lain Komisi 1 membahas Program Kerja, Komisi 2 membahas Kelengkapan Organisasi dan Komisi 3 membahas Rekomendasi.

    Setelah di plenokan dari komisi komisi masing-masing mengajukan program antaranya PEWARNA agar bekerjasama dengan Dewan Pers untuk sertifikasi anggota dan sekaligus PEWARNA masuk di dewan Pers, pembetnykan carakter building agar menjadi jurnalis yang berkarakter, segera menyelesaikan perubahan ke notaris , membentuk PD PD seluruh Indonesia, Pengaturan pelantikan dan rapat daerah.

    Kemudian mendukung pemerintah dalam menjaga dan merawat keberagaman dengan bekerjasama semua pihak seperti DPR, MPR dan BPIP serta lembaga-lembaga yang konsen menjaga keutuhan bangsa dalam kebhinekaan. Melanjutkan kerjasama dengan MPR RI tentang empat pilar serta merekomendasikan adanya GBHN. Dan tak kalah pentingnya PP segera membuat Peraturan Organisasi.

    Hasil-hasil rekomendasi yang dikemukakan dalam Rakernas Pewarna Indonesia tahun 2021 ini diharapkan dapat meningkatkan sinergitas di dalam Pewarna Indonesia dan juga menjadi organisasi wartawan yang professional serta terus mendukung persatuan, kesatuan dan ke-Bhineka Tunggal Ika.

    Bersama Pewarna Indonesia terus bersama merevitalisasi nilai-nilai luhur bangsa menyongsong Indonesia tangguh Indonesia tumbuh. ( )

  • DUA TAHUN PEMERINTAHAN JOKOWI-MARUF, KETUM PGI Pdt. GOMAR GULTOM AJAK MASYARAKAT MILIKI PANDANGAN JERNIH

    DUA TAHUN PEMERINTAHAN JOKOWI-MARUF, KETUM PGI Pdt. GOMAR GULTOM AJAK MASYARAKAT MILIKI PANDANGAN JERNIH

    JAKARTA, WARTANASRANI.COM – Dua tahun kepemimpinan Presiden Joko Widodo dan wakil presiden KH Mahruf Amin Rabu 20 Oktober 2021, sejauhmana kinerja presiden dalam mengemban tugas membangun bangsa. Disisi lain bagaimana sikap presiden dan wakil presiden menghadapi kritik dari masyarakat. Meresponi dua tahun pemerintahan Jokowi Mahruf ketua umum Persekutuan Gereja gereja di Indonesia (PGI) Pdt. Gomar Gultom MT.h mengajak masyarakat memiliki pandangan yang jernih dalam menyikapinya.

    Lebih lanjut Pdt Gomar menegaskan bahwa Joko Widodo menjadi presiden itu mewarisi kondisi bangsa yang amat sangat sulit baik secara politik kita masih menghadapi budaya politik yang belum sempurna, secara ekonomi juga masih melihat ketimpangan antara barat dan timur, antara mereka yang memiliki akses yang luar biasa terhadap sumber daya alam dan mereka yang terpinggirkan itu sangat menganga jaraknya. Di mana perekonomian terpusat di Jawa.

    Pak Jokowi mewarisi kondisi yang seperti itu artinya memperbaiki keadaan itu tidak semudah membalikan telapak tangan. Pada periode pertama Presiden Joko Widodo sudah menetapkan dasar-dasar pembangunan yang merata di seluruh Indonesia dan ini belum terjadi sebelumnya.

    “Saya kebetulan di Toraja untuk menghadiri sidang sinode Gereja Toraja, saya menyaksikan sendiri bagaimana ada perubahan pembangunan yang signifikan dibanding lima tahun yang lalu dan hampir semua Indonesia Timur mengalami perubahan itu”, ujar Gomar yang dua kali menjabat Sekum PGI ini.

    Bukan saja di Indonesia Timur pembangunan itu merata dilakukan tetapi juga di Jawa yang sebelumnya banyak pembangunan mangkrak oleh Jokowi diselesaikan.

    Pendeta Gomar mengakui bahwa presiden Jokowi bukanlah manusia sempurna perlu mengoreksi, bagaimanapun budaya korupsi sebelumnya memang tidak mudah dituntaskan, namun kita sebagai masyarakat di periode keduanya ini presiden bisa menuntaskan ini semua terutama persoalan korupsi.

    Kemudian kalau ada wacana akan ada demontrasi saat peringatan dua tahun kepemimpinannya presiden Jokowi-Mahruf, Pdt Gomar mengatakan sah-sah saja masyarakat mengungkapkan isi hatinya untuk menyalurkan aspirasinya. Cuma diharapkan lebih obyektif melihat situasi, artinya apa yang kita harapkan tidak serta merta terwujud.

    “Saya sepakat ada hal-hal yang dikoreksi tetapi sebaiknya koreksi itu disampaikan secara elegan”, tandasnya mengajak.

    Menanggapi adanya kelompok-kelompok tertentu yang menghendaki Jokowi Mahruf turun, Gomar melihat tidak ada alasan untuk itu, menurunkan presiden itu kan harus melalui proses-proses politik dan hukum. Sedangkan presiden sejauh ini tidak melanggar undang-undang artinya tak ada alasan untuk itu.

    Kalau ada kepentingan-kepentingan politik, lalu dalam demo besuk ada yang ingin menurunkan presiden harap sabarlah menunggu tahun 2024 nanti. Lebih lanjut Gomar menegaskan sebaiknya sahwat-sahwat politik itu juga harus diatur dalam mekanisme kepemimpinan lima tahunan. Kalau alasan ketidaksukaan saja, lalu mau jadi apa negeri ini.

    Kecuali presiden dan wakil presiden sudah nyata-nyata melanggar undang-undang, ini kan tidak. Janganlah karena hanya sekedar alasan memuaskan orang-orang tertentu lalu meminta presiden turun. Presiden pastinya tidak bisa memuaskan semua orang. Makanya bagi masyarakat harusnya kita lihat manfaatnya lebih besar yang mana?

    Perihal kritik kepada presiden, Pdt Gomar Gultom mengatakan bahwa presiden itu dibantu banyak orang dalam hal ini kementerian. Untuk itu Pdt Gomar mengajak dalam menyampaikan kritik sampaikan kepada yang berkompeten, misalnya masalah pembangunan infrastruktur dianggap kurang sampaikan kritik itu ke menteri PUPR kemudian masalah korupsi yang kurang tuntas sampaikan kritik tersebut lewat KPK dan sebagainya.

    “Dalam penyampaian kritik semua kan ada jalurnya artinya semua itu tidak lantas apa-apa ke presiden, contoh ada maling ayam kok langsung diserahkan ke Tuhan, kan harusnya ke Polisi. Jadi semua ada salurannya, jangan semua tiba-tiba ke presiden kan repot”, tegasnya.

    Kecuali jika saluran-saluran politik, hukum sudah buntu semua barulah kepada presiden, nyatanya ini tidak dan semua saluran masih bekerja dengan baik.

    Kalau andaikan ada demo, saat pemerintah sedang berupaya mengembalikan pemulihan masa pandemic, Pdt Gomar berharap ini kan masih masa-masa sulit akibat pandemic yang hampir dua tahun harapannya kalau ada yang demo tetap harus mengedepankan prinsip-prinsip demokratis, sopan dan menjaga jarak dengan tetap menjaga protokol kesehatan.

    Sedangkan untuk aparat dalam mengamankan pendemo tetaplah mengedepankan secara kulturan tidak dengan kekerasan tetapi tetap tegas.

    Maksudnya tidak bisa pihak keopolisian mengedepankan secara kultural dan membiarkan tindakan anarkis. Di sisi ini memang kita menghendaki poilisi melakukan pendekatan soft, lembut dangan pendekatan kultural tetapi kalau masyarakat sudah melampaui batas-batas kewajaran polisi atau aparat harus bertindak tegas, terutama persoalan prptokol kesehatan jangan sampai pandemic yang sudah melandai ini akan muncul cluster baru kembali.

    “Jangan hanya kepentingan sekelompok orang lalu mengorbankan bangsa ini menjadi sulit akibat pandemic padahal hanya memuaskan sekelompok segelintir orang karena shawat politiknya ngga karu-karuan”, pungkasnya.

  • KETUM BPP Pdt. Dr. RUBIN ADI ABRAHAM, RESMIKAN KANTOR BPD BEKASI GBI

    KETUM BPP Pdt. Dr. RUBIN ADI ABRAHAM, RESMIKAN KANTOR BPD BEKASI GBI

    KOTA BEKASI, WARTANASRANI.COM – Disaksikan Ketua dan Staf Badan Pengurus Daerah (BPD) Bekasi Gereja Bethel Indonesia (GBI), Ketua Umum Badan Pengurus Pusat (BPP) Pdt. Dr. Rubin Adi Abraham menandatangani prasasti Kantor BPD Bekasi GBI yang diberi nama “Bethel Cente Bekasi”, beralamat di Komplek Ruko Mitra Bekasi, Jl. Ir. Juanda Blok C No. 6, Rt 01/Rw 01, Duren Jaya, Bekasi Timur, Kota Bekasi, hari Rabu, (13/10/2021).

    “Dalam nama Bapa, Putra dan Roh Kudus, saya menandatangani prasasti gedung Bethel Center Bekasi, kantor BPD Bekasi GBI, pada hari ini, Rabu, tanggal 13 Oktober 2021 untuk kemuliaan nama Tuhan. Amin” ucap Pdt. Rubin Adi Abraham.

    Setelah menandatangani prasasti, dilanjutkan dengan pengguntingan pita secara bersama-sama, Ketua BPP, Ketua BPD Bekasi dan Ketua Pengadaan Kantor Pdt. Darmayanto Rawatan.

    Sebelumnya Ketua Umum BPP GBI membacakan ayat firman Tuhan dari 2 Tawarikh 7:11-12 tentang keberhasilan Raja Salomo membangun Bait Allah. Menurut Ketua BPP GBI, bila keinginan kita cocok dengan keinginan Tuhan, pasti akan terlaksana.

    “Paling enak itu kalau keinginan kita cocok dengan keinginan Tuhan. Atau kehendak Tuhan dinyatakan kepada kita, sehingga ketika kita melakukan, itu pasti jadi! Karena itu bukan ambisi kita, tetapi kemauan Tuhan yang terlaksana,” terangnya.

    Lebih lanjut, Pdt. Rubin Adi Abraham menyatakan bahwa komitmen mendukung BPD-BPD untuk memiliki kantor merupakan hasil dari doa. Dan Ketika tantangan ini disampaikan kepada ketua-ketua BPD, Pdt. Sahala Nainggolan langsung merespon.

    “Saya berdoa, karena saya mendengar dalam periode ini ada BPD yang belum mempunyai kantor.  Saya berdoa bahwa kita harus melangkah dengan iman.  Dan saya sampaikan dalam WA grup kepada ketua-ketua BPD, apakah ada yang berani menyambut tantangan iman ini. Dimana BPP akan mencari dana Rp. 500 juta untuk setiap BPD yang siap untuk membuat kantor pada periode ini. Dan, tantangan ini disambut oleh ketua BPD Bekasi, Pdt. Sahala Nainggolan,” ungkapnya disambut tepuk tangan semua yang hadir.

    “Saya bersyukur, karena Pak Sahala baru dua tahun memimpin, tapi sudah mewujudkan sebuah kantor BPD. Menurut saya ini sebuah hal yang tebaik,” ungkapnya lagi.

    Sementara itu, Ketua BPD Bekasi GBI Pdt. Sahala Nainggolan, M.Th., menyampaikan rasa syukur atas anugrah Tuhan, BPD Bekasi GBI dibawah kepemimpinannya dapat mewujudkan harapan Ketua Umum BPP GBI.

    “Tuhan begitu luar biasa memberikan kepada kita sebuah kantor yang bagus dan indah yang kita perjuangkan. Semua karena kemurahan Tuhan. Oleh karena itu, sebagai Ketua BPD, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, pertama kepada Tuhan Yesus, dan kedua kepada Ketua BPP GBI, Pdt. Rubin Adi Abraham yang begitu peduli dan yang memperhatikan BPD Bekasi GBI,” tuturnya.

    “Ini gedung milik kita semua, bukan milik orang per orang, ini milik Gereja Bethel Indonesia, atas nama Gereja Bethel Indonesia,” tutur Pdt. Sahala Nainggolan lagi.

    Pada bagian akhir, Ketua Umum BPP memimpin doa pentahbisan Kantor BPD Bekasi GBI. Ada harapan Ketum BPP GBI yang diungkapkan dalam doa pentahbisan, dimana penggunaan kantor BPD Bekasi kiranya menjadi sentra pelayanan gereja-gereja lokal GBI, sebagai tempat pelatihan, tempat kegiatan Kesehatan, advokasi hukum, Menara doa dan lain-lain.

    Tampak hadir dalam pentahbisan yang dilaksanakan secara Hybrid ini, Pdt. Naftali Untung, M.Th Sekretaris 2 BPP mendampingi Ketum BPP GBI, dari unsur BPD Bekasi, hadir Ketua MPL BPD Bekasi GBI, Pdt. M. S. Tamba, M.Pd., Sekretaris BPD Bekasi GBI Pdt. Stefanus Karsten, S.Th., Pdt. Yohanes Nur, S.Th (Wakil Ketua), Pdt. Nuah Ginting (Wakil Ketua), Pdt. Danang Andrianto, S.Th (Wakil Ketua), dan Staf BPD lainnya. (RSO)

  • BNN, Fokan, GMDM dan Pokja Jurnalis kembali menggelar pembagian sembako di Kantor Kelurahan Utan Kayu Selatan Jakarta Timur

    BNN, Fokan, GMDM dan Pokja Jurnalis kembali menggelar pembagian sembako di Kantor Kelurahan Utan Kayu Selatan Jakarta Timur

    JAKARTA, WARTANASRANI.COM – Kehidupan perekonomian masyarakat belakangan ini mulai goyah akibat maraknya pemutusan hubungan kerja (PHK) bagi karyawan, karena perusahaannya di tutup dan tak beroperasi lagi. Demikian juga dengan usaha-usaha kecilpun yang sebelumnya mulai bergeliat terpaksa juga gulung tikar akibat pemaparan virus corona yang menggila.

    Tak ayal kalau masyarakat mengalami banyak kesulitan, perekonomian menurun memang pemerintah sudah berupaya menggelontorkan bermacam bantuan termasuk pembagian sembako kepada masyarakat terdampak. Namun demikian bantuan-bantuan tersebut belum mampu mengeluarkan persoalan ekonomi bagi masyarakat tersebut.

    Kemudian pemerintah mengajak relewan-relawan sesama anak bangsa agar turut peduli membantu mereka yang terdampak secara ekonomi karena paparan covid19. Dan salah satu relawan atau lembaga tersebut yang terpanggil membantu sesama adalah Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Fokan, GMDM dan Pokja Jurnalis. Terjun langsung ke tengah masyarakat dengan memberikan bantuan sembako. Bahkan sudah beberapakali pembagian sembako itu dilakukan baik di Jakarta, Tangerang, Bekasi dan Bogor bersama relawan-relawan anti narkoba.

    Termasuk hari ini BNN, Fokan, GMDM dan Pokja Jurnalis kembali menggelar pembagian sembako yang dipusatkan di Kantor Kelurahan Utan Kayu Selatan Jalan Galursari Timur Jakarta Timur, di mana Ibu Tri Sekretaris Kelurahan Utan Kayu Selatan, Jakarta Timur menerima bantuan tersebut.

    Irjen Pol Arman Depari Deputi pemberantasan Narkoba yang hari ini sedang merayakan ulang tahunnya Rabu 1 September didampingi Drs. Sufyan Syarif Deputi Pencegahan Narkoba serta Ketua Umum Fokan Jeffry Tambayong S.H turun langsung membagikan sembako kepada 14 RW di Kelurahan Utan Kayu Selatan.

    Selain warga masyarakat di kelurahan Utan Kayu Selatan pembagian sembako sebanyak 1000 paket ini juga diberikan kelompok masyarakat lainnya seperti PSU, JLP, FKDM, sebuah Pondok Pesantren di Pamulang, Para tenaga kasar di pemakaman Pondok Rangon, Jakarta Timur serta kelompok masyarakat lainnya, seperti pemulung dan juga warga sekitar kantor kelurahan yang tak mampu.

    Irjen Arman Depari dengan wajah yang sumringah mengucapkan rasa terimakasih kepada semua pihak yakni para donatur yang telah memberikan bantuannya yang diwujudkan dalam bentuk sembako yang diberikan kepada masyarakat.

    “Karena ini bentuknya bantuan sosial saya harap bapak ibu tidak melihat seberapa banyak bantuan yang kami berikan, namun semua itu kami berikan dengan tulus hati dengan harapan dapat sedikit membantu yang terdampak khususnya masyarakat Kelurahan Utan Kayu Selatan”, tandasnya saat memberikan sambutan.

    Lebih lanjut Arman memaparkan bahwa bantuan ini berkat kerjasama BNN serta para relawan penggiat anti narkoba seperti Fokan dan GMDM serta Pokja Jurnalis. Adapun kegiatan ini sudah dilakukan ke empat kalinya sepanjang dua bulan ini sebanyak 5000 paket yang terdiri dari bahan pokok makanan serta lauknya.

    “BNN sendiri sifatnya sebagai koordinator, maka ketika masih banyak relawan dan para donatur yang memberikan bantuan maka kegiatan ini akan terus berlanjut hingga covid19 usainya”, tegasnya.

    Tak lupa Arman mengajak kepada seluruh masyarakat agar saling membantu bagi mereka yang membutuhkan. Dan terpenting masyarakat tetap menjaga kesehatan mematuhi aturan dari pemerintah untuk tetap menjaga protokol kesehatan dan mudah-mudahan pandemic ini tetap berlalu, sehingga tetap tumbuh sehat dan tangguh.

    Sementara Jeffry Tambayong ketua umum Fokan dan GMDM mengucapkan terimakasih atas dukungan BNN, TNI, POLRI dan semua relawan anti narkoba, di kesempatan itu Jeffry menambahkan bahwa sepanjang pandemic terjadi, pembagian sembako sudah dilakukan sebanyak 12 kali yang meliputi wilayah Jabodetabek.

    “Rencana pembangian sembako ini akan kita lakukan setiap minggu sampai pandemic ini berakhir, untuk itu doakan saja”, pinta Jeffry berharap.

    Bantuan ini bukan kelebihan tetapi diuoayakan dengan segala keterbatasan sebagai bentuk kepedulian kepada sesama, sehingga memunculkan semangat kegotorongan bakti sosial NKRI. Karena dengan bersatu dan gorong Royong makanya Indonesia bersinar artinya bersih dari narkoba juga, tandasnya.